Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa di Serang Buat Beton Berpori yang Bisa Kurangi Banjir

Kampus

Mahasiswa di Serang Buat Beton Berpori yang Bisa Kurangi Banjir

Selasa, 26 Feb 2019 16:17
Detik.com
Beton Berpori buatan mahasiswa
JAKARTA - Berawal dari kekecewaan akibat banjir di tengah Kota Serang, 7 mahasiswa Universitas Banten Jaya (Unbaja) berinovasi membuat beton berpori. Beton mereka, bisa menyerap air 300-500 liter per menit.

Ketujuh mahasiswa ini Alvi Rizky, Syarifudin, Ridwan Rais, Riza Diki, Puteri Averia, Yudik Saputra dan Tri Setianingsih membuat beton dari limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) slag baja dicampur abu sekam padi. Produknya ini kemudian jadi juara karya inovatif tingkat universitas se-Banten.

Alvi Rizki mengatakan, penggunaan sekam padi dan slag baja dipakai untuk mereduksi penggunaan semen. Kekuatan beton buatannya bisa menahan beban 140 kg sampai 200 kg per centimeter. Betonnya cocok digunakan untuk bahu jalan dan mengurangi genangan air akibat hujan.

"Tujuannya memang untuk mengurangi banjir, beton berpori juga bisa digunaan di teras rumah atau lahan parkir," kata Alvi dan rekan-rekannya saat berbincang dengan detikcom di Serang, Banten, Selasa (26/2/2019).

Perbedaan dengan beton konvensional, beton buatan mereka 4 kali lebih murah. Meski belum ada tes lanjutan untuk penerapan di jalan raya, tapi ini bisa jadi alternatif.

"Kuat tekanannya memang belum bisa diterapkan ke jalan dengan kendaraan intensitas tinggi. Itu dibutuhkan komposisnya lagi supaya bisa kuat tekanan," kata mahasiswa Teknik Sipil Unbaja ini.

Produk ini, lanjutnya juga pernah ditampilkan di pameran teknologi tepat guna baik di Banten maupun luar daerah. Bahkan, pernah ada perusahaan dan pihak pemerintah yang ingin membeli hak patennya.

"Pernah mau dibeli sama orang Dinas PU, tapi dia masih memperbandingkan harga dengan pembuatan beton konvensional," tambah Ridwan yang juga anggota pembuat beton berpori menambahkan.

Rencananya, beton buatan mereka memang sudah coba disosialisikan ke pemerintah daerah termasuk Kota Serang. Mereka berharap, beton berpori bisa jadi alternatif dan digunakan di jalan raya.

"Kita selalu terbuka, selagi itu buat kemajuan Kota Serang," ujar Alvi.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.