Rabu, 24 Jun 2026

Pendidikan

Masker Ekstrak Daun Jambu untuk Usir Komedo

Selasa, 26 Apr 2016 13:43
Iradhatie W/Okezone
Salah satu anggota tim, Febi Damayanti saat memamerkan masker ekstrak daun jambu.

JAKARTA - Komedo merupakan salah satu masalah kecantikan kulit wajah yang banyak dikeluhkan oleh kaum wanita. Banyak wanita melakukan berbagai cara untuk menghilangkan komedo, seperti dengan facial atau menggunakan peeling agent dan komedo ekstraktor. Padahal jika tidak hati-hati, hal tersebut justru dapat merusak jaringan epidermis kulit, bahkan meninggalkan bekas luka dan menyebabkan jerawat.

Cara-cara yang kurang tepat dalam menghilangkan komedo kemudian mendorong tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), yakni Febi Damayanti, Tri Ahadiat, dan Hindun Wilda Risni membuat masker gel peel-off ekstrak etanol daun jambu biji yang aman digunakan untuk membasmi komedo. Daun jambu, kata Febi, mengandung zat tanin yang berguna mengikat lemak dan protein sehingga bisa mengecilkan komedo.

"Masker Goyava ini mengandung tanin dari ekstrak daun jambu untuk mengecilkan komedo. Ekstrak ini kemudian berpenetrasi ke pori-pori kulit saat masker dioleskan," tuturnya kepada Okezone di Annex Building, Jakarta, belum lama ini.

Mahasiswi jurusan Sains dan Teknologi Farmasi itu menuturkan, saat masker mengering dan dikelupaskan, maka komedo akan ikut tertarik oleh masker. Menurut dia, selain ampuh usir komedo, masker Goyava juga mengandung pelembab sekaligus antioksidan.

"Mekanisme kerja tidak mengiritasi kulit karena tidak mengandung bahan kimia obat. Cara pakai juga mudah. Pertama bersihkan wajah, kemudian oleskan masker pada wajah yang berkomedo secara merata. Setelah itu tunggu 15 sampai 20 menit, dan kelupaskan masker secara perlahan," terangnya.

Penelitian yang dilakukan Febi dan rekannya tersebut menjadi salah satu riset yang didanai oleh Tanoto Student Research Award (TSRA) 2015. Saat ini, Febi mengaku bahwa hasil masker tersebut masih berupa riset dan harus dikembangkan lebih lanjut.

"Proses penelitian selama enam bulan di laboratorium. Kami sudah melakukan uji coba menggunakan kelinci dan aman. Kelinci dipilih karena kulitnya sensitif. Untuk pengembangannya kami akan meracik formula yang lebih lembut dan bisa menjadi industri rumahan," imbuhnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.