- Home
- Pendidikan
- Orangtua Meninggal Terpapar Covid-19, Ratusan Anak Dapat Bantuan Beasiswa Pendidikan
Orangtua Meninggal Terpapar Covid-19, Ratusan Anak Dapat Bantuan Beasiswa Pendidikan
Admin
Kamis, 12 Agu 2021 15:58
SLEMAN - Pandemi Covid-19 telah menimbulkan duka mendalam bagi ratusan anak di Sleman, Yogyakarta. Banyak anak yang menjadi yatim dan piatu, karena ayah atau ibu bahkan kedua anak-anak itu meninggal akibat terpapar virus corona.
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A2PKB) Sleman, jumlah anak yang menjadi yatim piatu, yatim dan piatu hingga awal Agustus ada 113 anak. Jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah dikarenakan penyebaran virus yang masih terjadi.
Atas kondisi tersebut, Sleman menyiapkan bantuan bagi mereka. Baik kebutuhan hidup maupun pendidikan. Saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Sleman sedang melakukan verifikasi dan asesmen untuk keperluan penyaluran bantuan.
Kepala Dinsos Sleman, Eko Suhargono mengatakan, verifikasi dan asesmen penting. Terutama untuk mengetahui bagaimana kondisi anak-anak itu, apakah mereka berasal dari keluarga kaya atau keluarga miskin dan sekarang masih dalam proses. Sehingga bantuan yang akan diberikan tepat sasaran.
"Data itu kita verifikasi dulu. Tidak bisa langsung memberi bantuan, nantinya bantuan diberikan secara terpadu. Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan maupun Baznas Sleman,” kata Eko.
Mengenai kapan verisikasi selesai, Eko mengaku tidak bisa memberi target. Sebab, petugas dinas sosial terbatas sementara pekerjaan yang harus dikerjakan saat ini banyak sehingga memerlukan waktu. Apalagi data yang masuk butuh seleksi dan pendalaman sesuai kondisi riil yang sebenarnya.
"Prosesnya sedang berjalan. Kami juga sudah melaporkan data ini ke pusat. Kita tunggu atensinya dari pusat seperti apa," paparnya.
Sementara itu, Seksi Pekerja Sosial Perlindungan Anak Kementerian Sosial (Kemensos) wilayah Sleman, Subaidi mengatakan, kondisi anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat covid sangat memprihatinkan. Sebab, kondisi di dalam keluarga sudah tidak lengkap. Ada yang kehilangan ayah dan ada juga yang kehilangan Ibu.
“Untuk itu Kemensos melalui rehabilitasi sosial anak bakal memberikan bantuan melalui program atensi anak. Nantinya bantuan diberikan sesuai kebutuhan,” katanya.
Bantuan yang akan diberikan, seperti makanan pokok (beras, minyak, telur) dan suplemen (vitamin dan madu) serta pakaian, saat ini sedang melakukan assemen. Setelah semuanya selesai bantuan segera akan dikirimkan.
Bupati Sleman, Kustini menambahkan, untuk keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19 akan memberikan beasiswa pendidikan. Bantuan pendidikan tersebut akan diberikan melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS). Keluarga anak yatim-piatu yang masih ada bisa mengajukan ke Dinsos untuk diverifikasi agar segera bisa difasilitasi.
“Bantuan pendidikan maksimal Rp5 juta setiap tahunnya,” terangnya.
Selain itu, Pemkab Sleman juga akan memberikan bantuan sosial Rp200 ribu selama enam bulan untuk anak-anak tersebut. Bahkan bantuan itu bisa diregulerkan j sesuai dengan kondisi keluarganya.