Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Pengamat Unri Nilai Pemprov Riau Perlu Lebih Kreatif Menggali Sumber PAD

Pengamat Unri Nilai Pemprov Riau Perlu Lebih Kreatif Menggali Sumber PAD

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 23 Jun 2026 09:31
PEKANBARU â€" Pengamat Ekonomi Universitas Riau, Dahlan Tampubolon, menilai Pemerintah Provinsi Riau masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi aset dan penguatan pengelolaan sumber-sumber penerimaan daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Pandangan itu disampaikan Dahlan menanggapi sorotan DPRD Riau terhadap rendahnya realisasi retribusi daerah yang hingga pertengahan tahun 2026 baru mencapai sekitar 25 persen dari target Rp12 miliar.


Menurut Dahlan, rendahnya capaian tersebut seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi strategi pengelolaan pendapatan dan mencari sumber-sumber penerimaan baru dari aset yang sudah dimiliki.

"Potensi yang dimiliki Provinsi Riau sebenarnya cukup besar. Tinggal bagaimana pemerintah daerah lebih kreatif mengelolanya sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap PAD," kata Dahlan kepada GoRiau.com, Senin (22/6/2026).


Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD Riau, Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menyebut sejumlah faktor yang memengaruhi penerimaan retribusi daerah, termasuk perubahan aktivitas ekonomi di lingkungan sekolah setelah berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun menurut Dahlan, pembahasan mengenai rendahnya PAD sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu faktor tertentu. Yang lebih penting adalah melihat berbagai potensi penerimaan yang masih bisa dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Ia mencontohkan sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Riau yang dinilai masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan. Di antaranya fasilitas kesehatan, aset olahraga, balai pelatihan kerja, hingga berbagai aset daerah yang tersebar di luar Provinsi Riau.


Menurut dia, rumah sakit milik pemerintah daerah seperti RSUD Arifin Achmad, RS Petala Bumi, maupun RS Jiwa Tampan memiliki peluang untuk meningkatkan penerimaan dari berbagai layanan penunjang yang dikelola secara profesional.


Selain itu, Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki pemerintah daerah juga dinilai dapat diperkuat melalui kerja sama dengan sektor perkebunan dan industri migas yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Riau.

"BLK bisa lebih dekat dengan kebutuhan dunia usaha sehingga manfaat ekonominya juga lebih besar bagi daerah," ujarnya.

Dahlan juga menyoroti berbagai fasilitas olahraga yang dibangun pemerintah daerah, termasuk aset peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau. Menurut dia, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk penyelenggaraan konser, pameran, maupun kegiatan berskala besar lainnya yang mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah.

"Fasilitas yang ada jangan hanya menjadi aset pasif. Harus dikelola sehingga memberi manfaat ekonomi," katanya.


Selain itu, ia menilai pemerintah daerah perlu melakukan pendataan ulang terhadap berbagai pemanfaatan aset dan ruang milik daerah yang digunakan pihak swasta, termasuk jaringan utilitas, kabel telekomunikasi, maupun fasilitas lain yang memanfaatkan aset pemerintah.

Menurut Dahlan, langkah tersebut penting untuk memastikan seluruh potensi penerimaan daerah dapat tercatat dan dikelola dengan baik.

Ia juga mendorong digitalisasi sistem pemungutan retribusi agar seluruh transaksi tercatat secara transparan dan langsung masuk ke kas daerah.

"Yang paling penting adalah tata kelola. Optimalisasi aset, pendataan yang baik, dan sistem pemungutan yang transparan akan jauh lebih efektif untuk meningkatkan PAD," ujarnya.

Dengan kapasitas ekonomi Riau yang termasuk terbesar di Sumatera, Dahlan menilai pemerintah daerah memiliki peluang besar untuk meningkatkan penerimaan daerah apabila mampu mengelola aset dan potensi ekonomi yang dimiliki secara lebih produktif.

"Potensi kita besar. Tinggal bagaimana potensi itu diterjemahkan menjadi sumber penerimaan yang nyata bagi daerah,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/pengamat-unri-nilai-pemprov-riau-perlu-lebih-kreatif-menggali-sumber-pad.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.