- Home
- Pendidikan
- Puasa 18 Jam Bukan Masalah bagi Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di London
kampus
Puasa 18 Jam Bukan Masalah bagi Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di London
Sabtu, 26 Mei 2018 11:05
JAKARTA - Berada di negeri orang bukan halang bagi masyarakat muslim Indonesia untuk bisa merayakan bulan suci Ramadan. Bahkan, waktu Puasa yang terlampau sangat lama, tidak seperti Indonesia tetap tidak menjadi masalah.
Joko Pebrianto, Mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Imperial College, London, berbagi cerita melakukan puasa di negeri orang. Dia mengatakan, puasa di Inggris dilakukan sekira 18 jam. Subuh pukul 03.00 dan Magrib pada 21.00 waktu setempat.
"Bedanya sangat jelas Puasa di sini lama sekitar 18 jam. Tidak seperti di Indonesia," tuturnya saat dihubungi Okezone.
Suasana Ramadan di Inggris pun tidak seperti di Indonesia. Selain karena bukan negara mayoritas muslim, keramaian menyambut hari raya Lebaran pun biasa saja.
"Di sini tidak banyak woro-woro publik yang menyambut Ramadan. Ada beberapa supermarket pasang atribut Ramadan tapi enggak banyak dan cuma di sebagian tempat. Jadi enggak ada penanda kalau sekarang Ramadan. Jadi seperti bulan biasa saja," tuturnya.
Meski demikian, kata mahasiswa jurusan Life Science Imperial College ini, puasa tetaplah puasa yang menjadi ibadah bagi diri sendiri. Oleh karenanya walaupun tidak mendengarkan Adzan waktu sahur ataupun buka, tetap ibadah ini dijalankan.
"Jadi di sini, ketika menjelang Subuh dan Magrib, kita bolak-balik lihat jam di HP untuk memastikan sudah buka belum," ujarnya.
Walaupun di tempat yang mayoritas bukan masyarakat muslim, kebiasaan puasa seperti buka bersama tetap bisa dilakukan di London. Hanya saja untuk mengadakannya lebih dulu harus meminta izin.
"Di sini juga ada beberapa komunitas muslim yang memanfaatkan untuk syiar nilai Islam ke masyarakat umum. Biasanya dengan buka bersama di publik dan mengundang orang dari agama apapun untuk hadir. Alhamdulillah semua aman," ujarnya.
(okezone.com)
Pendidikan
KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK
Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed
Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional pada Malam Hari
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas pada objek vital nasional, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin di kawasan operasional PT Pertami
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UNM Diganjar Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada Khaeruddin, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam perkara kekerasa
607 Personel Disiagakan Kawal Tiga Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Polisi menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situ
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam