Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Ribuan Pelajar Kudus Zikir Jelang UN dan untuk Korban Teror di Selandia Baru

Pendidikan

Ribuan Pelajar Kudus Zikir Jelang UN dan untuk Korban Teror di Selandia Baru

Sabtu, 16 Mar 2019 14:07
Detik.com
Suasana zikir pelajar di Kudus.
KUDUS - Ribuan pelajar dan pejabat Forkopimda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berzikir bersama hadapi ujian nasional (UN). Selain itu mereka juga mendoakan korban teror di Selandia Baru.

Hal itu tampak saat kegiatan yang dihelat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (16/3/2019) pagi hingga siang. Pelajar yang ikut dari tingkatan SD, SMP, hingga SMA se-Kudus.

Mereka sebagian besar mengenakan seragam sekolah warna putih sesuai almameter masing-masing.

Seluruh peserta duduk lesehan. Ada yang menggunakan tikar, plastik, atau di atas trotoar dan aspal tanpa lapisan duduk. Berbagai lafal zikir, selawat, dan doa terlantun dari mulut mereka.

Suasana cuaca yang mendung tipis, membuat peserta khusyuk menirukan lafal zikir yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kudus Hamdani. Siswa dan guru bergemuruh mengumandangkan zikir.

Tidak sedikit dari mereka yang terhanyut dengan doa bersama hari ini tadi. Bahkan ada juga siswi yang sampai mengusap air matanya ketika melafalkan zikir.

"Selain zikir dan doa agar Allah memudahkan siswa menjalani UN. Kita juga ikut mendoakan korban di Selandia Baru, kemarin," ujar panitia dengan pengeras suara di panggung.

Bupati Kudus M Tamzil mengungkapkan kegiatan merupakan bentuk semangat kepada siswa yang akan menjalani UN nanti.

"Saya kira perlu, dari segi batin terutama, doa ini diiringi usaha anak-anak. Selama ini sudah dilakukan. Ujian ini cukup berat ya bagi anak-anak. Karena di samping itu sekarang situasinya sudah berbeda. Ada HP, laptop, di luar situasi seperti itu. Konsentrasi siswa dalam belajar perlu dipacu supaya maksimal," katanya.

Dalam kesempatan itu, kata Tamzil, mereka juga melantunkan doa untuk saudara jadi korban di Selandia Baru.

"Di New Zealand, saya kira harus didoakan, agar diterima Allah dan keluarga yang ditinggal bisa tabah. Khususnya umat Islam. Mereka agar tidak terpancing, tidak emosi, serahkan pada aparat di sana. Kita harus jaga konsentrasi," pungkasnya.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.