Sabtu, 13 Jun 2026

Kampus

Robot Karya UMM Berjaya di Amerika Serikat

Senin, 22 Apr 2019 14:07
okezone.com

TANGERANG - Tim robotik dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur menang dalam dua kategori pada kontes robot Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest di Trinity College Hartford, Amerika Serikat (AS), pada 13- 15 April lalu.

Mereka berjaya dalam kategori Robot Berkaki (juara 1 dan 2) serta Robot Beroda (juara 2). Tim Robotika UMM terdiri atas Ifan Achmadillah Fauzi sebagai perancang pemrograman, Rohmansyah sebagai perakit perangkat keras, serta Ken Dedes Maria Khunty mengurusi bagian mekanik. Ifan mengatakan, robot yang timnya desain dimensinya cukup kecil sehingga memiliki keunggulan untuk bermanuver dan mencari sumber api kemudian memadamkannya.

"Jadi kelebihan robot kami adalah kecil sehingga lincah dan lebih akurat. Sebab dalam memadamkan api, (yang dinilai) tidak hanya memadamkan, tetapi bagaimana robot itu tidak menabrak dinding atau halangan," katanya saat penjemputan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pekan lalu.

Pria berkacamata itu mengatakan, yang menjadi nilai plus adalah mereka membuat robot berkaki yang memiliki tantangan kesulitan tersendiri di dalam pergerakannya. Mereka membuat robot dalam kurun waktu empat bulan. Selama dua bulan mereka fokus pada desain dan perakitan. Selanjutnya setelah berhasil di rakit, mereka masuk dalam proses tersulit pemrograman, yakni merancang algoritma untuk menggerakkan dan metode pemadaman apinya seperti apa.

Ifan mengatakan, desain robotnya sekarang merupakan hasil evaluasi dari kompetisi yang mereka ikuti sebelumnya, yakni mereka telah menjadi juara I pada kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) dalam gelaran Kontes Robot Indonesia (KRI) yang di selenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

"Kita bandingkan dengan yang di indonesia. Untuk desain robot besar selalu menabrak halangan rintangan. Maka kita bikin robot sekecil mungkin," tuturnya.

Sementara Rohmansyah mengaku bahwa hardware adalah kunci utama dari program dan mekanik sehingga robot itu bisa jalan. Dia mengatakan, arus dan tegangan harus dibuat seksama sehingga robot bisa berjalan di ruangan berlabirin dan bisa menemukan sumber api berdasarkan sensor. Setelah memadamkan api, robot diset untuk kembali ke titik awal. Robot dengan catatan tercepat bakal keluar sebagai pemenang.

"Acuannya berdasarkan suhu ruangan. Ketika dibandingkan dengan ruangan lain beda, maka di situ dianggap ada api. Setelah itu mencari posisi api berdasarkan sensor," jelasnya. (Neneng Zubaidah)


Sumber: okezone.com

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.