- Home
- Pendidikan
- STIKes-STMIK Hang Tuah Wisuda 765 Mahasiswa
STIKes-STMIK Hang Tuah Wisuda 765 Mahasiswa
Kamis, 10 Sep 2015 15:16
Dari 711 mahasiswa STIKes Hang Tuah ini, terdiri dari enam progran studi (prodi). Meliputi, S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) ada 389 orang, dengan predikat kelulusan IKM jalur A mendapat pujian 2 persen dan sangat memuaskan 98 persen serta IKM jalur B mendapat pujian 31 persen dan sangat memuaskan 69 persen.
Lalu, prodi Ilmu Keperawatan (S1) 41 orang dengan predikat kelulusan pujian 9,76 persen, sangat memuaskan 34,15 persen dan memuaskan 39,02 persen. Kemudian, Ilmu Keperawatan/Profesi Ners (S1) 35 orang, dengan pujian 3 persen, sangat memuaskan 80 persen dan memuaskan 17 persen.
Selanjutnya, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (D3) 94 orang dengan predikat kelulusan pujian 3 persen, sangat memuaskan 80 persen dan memuaskan 17 persen. Lalu, Ilmu Kebidanan (D3) 133 orang dengan predikat kelulusan pujian 1,5 persen, sangat memuaskan 58,6 persen dan memuaskan 38,3 persen. Dan, Teknik Gigi (D3) 19 orang dengan predikat kelulusan pujian 5 persen, sangat memuaskan 58 persen dan memuaskan 32 persen.
Untuk 54 orang STMIK Hang Tuah meliputi, prodi Sistem Informasi (S1) 32 orang dengan predikat kelulusan pujian 9 persen dan sangat memuaskan 91 persen. Sedangkan Teknik Informatika (S1) 22 orang dengan predikat kelulusan pujian 5 persen dan sangat memuaskan 95 persen.
Ketua Senat STIKes Hang Tuah Pekanbaru, dr Zainal Abidin MPH, meminta para lulusan terus mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat.
"Wisuda ini merupakan langkah awal bagi lulusan dalam mengembangkan diri di tengah masyarakat, sebab ke depan masih banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti awal 2016 nanti Indonesia sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)," papar Zainal.
Sementara Koordinator Kopertis Wilayah X, Prof Drs Ganefri MT PhD, mengingatkan, masyarakat agar jeli dalam memilih perguruan tinggi swasta (PTS), karena belum semuanya sudah terakreditasi. "Jadi, pilihlah sekolah atau perguruan tinggi yang sudah terakreditasi, karena bila tidak akan memberi dampak tidak baik bagi lulusan dalam menuju dunia kerja alias ijazah
kelulusannya tidak diakui di dunia kerja," paparnya.
Ganefri menegaskan, bagi PTS yang belum memiliki akreditasi, pihaknya tidak memperbolehkan menerima mahasiswa. "Regulasi ini kita tegaskan agar jangan sampai masyarakat dirugikan," katanya lagi, seraya mengatakan STIKes-STMIK Hang Tuah Pekanbaru sudah mengantongi akreditasi.
Untuk akreditasi ini, sebutnya, juga berlaku buat prodi. "Dari 800 lebih prodi di kopertis wilayah X meliputi Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau (Kepri) saat ini bagi 21 perseb sudah terakreditasi A dan B. Makanya, kita menargetkan tahun 2017 sudah 40 persen prodi terakreditasi A dan B serta tahun 2018 target mencapai 80 persen," ucapnya.
Kepada lulusan STIKes-STMIK Hang Tuah Pekanbaru, Ganefri berharap, bisa membantu masyarakat dan pemerintah melalui skill yang diperolehnya dibangku perkuliahan. (hrc)
Pendidikan
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T