- Home
- Pendidikan
- Sanksi Skors 3 Bulan untuk Guru Pembanting Murid Dinilai Tidak Cukup
Pendidikan
Sanksi Skors 3 Bulan untuk Guru Pembanting Murid Dinilai Tidak Cukup
Rabu, 10 Apr 2019 08:43
Kejadian pembantingan siswa oleh guru honorer pengampu bimbingan kesiswaan (BK) terjadi di SMA Negeri I Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur. Menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Bojonegoro, Adi Prayitno, siswa yang dibanting itu memang dablek alias sulit dinasihati.
Insiden berawal ketika murid dinasihati guru berinisial AS di depan ruang kelas. Siswa itu dipanggil karena sering tidak ikut kegiatan Pramuka dan berambut 'gondrong'. Namun, saat dinasihati, siswa laki-laki itu menjawab gurunya. Guru emosi dan mencekik leher siswa tersebut. Siswa tidak terima, terjadilah dorong-dorongan. Duel ini dipungkasi dengan bantingan guru terhadap siswa.
"Guru seharusnya lebih bijak dalam menghadapi masalah. Kalau guru emosional, bagaimana mungkin murid mengeluhkan masalahnya ke guru? Guru itu seharusnya juga menjadi tempat curhatnya murid-murid, maka dia perlu punya kematangan jiwa," kata pemerhati pendidikan, Darmaningtyas, berpendapat, Rabu (10/4/2019).
Penulis buku Pendidikan Rusak-rusakan ini percaya, murid dablek bisa ditangani dengan kelembutan. "Tentu anak itu merasa tersinggung bila dinasihati di depan siswa-siswa lain di dalam kelas. Maka guru perlu bijaksana. Kalau menangani satu siswa, jangan di depan siswa-siswa lain. Dia harus dipanggil ke ruang BP, diajak bicara, dicari tahu apa masalahnya. Kalau dinasihati di depan murid-murid yang lain tentu saja anak itu malu," kata Darmaningtyas.
Dia merujuk pada informasi bahwa siswa di Bojonegoro itu dinasihati di depan kelas sebelum akhirnya terjadi insiden bantingan. Menurut dia, tak ada pembenaran penggunaan cara-cara kekerasan untuk menangani siswa. Di negara-negara maju, memegang fisik siswa bahkan tidak boleh dilakukan karena dianggap bagian dari kekerasan. Kini, kultur pendidikan sudah menjauh dari kekerasan. Guru-guru juga perlu menyesuaikan diri dengan zaman dan tak bisa lagi menerapkan cara-cara lama dalam mengajar siswa.
"Skorsing tiga bulan tidak cukup. Menurut saya, mending dipecat karena dia tidak pantas jadi guru," kata Darmaningtyas.
Segitiga Kasih Sayang Guru-Murid
Relasi antara guru dan murid digambarkan berbentuk segitiga. Relasi pendidikan ini terdiri atas guru-murid-pengetahuan. Dua titik dari guru dan murid terhubung ke atas, yakni ke titik pengetahuan. Dua titik dari guru dan murid terhubung secara mendatar.
"Relasi ini harusnya relasi afektif (berdasarkan kasih sayang). Perlu ditelisik, apakah anak tidak puas dengan relasi ini, " kata pakar pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jimmy Philip Paat, menanggapi peristiwa yang viral lewat media sosial internet itu.
"Cara kekerasan saya sebut primitif, tidak dibenarkan. Bagaimana terjadi relasi yang baik bila ada kekerasan? Relasi guru dan murid ini harus afektif," kata Jimmy.
Dia percaya anak nakal bisa ditertibkan tanpa kekerasan, syaratnya adalah relasi antara guru dan murid dilandasi rasa kasih sayang (afektif). Indikator keberhasilan relasi guru-murid adalah munculnya rasa saling percaya. Bila siswa sudah sering mencurahkan isi hatinya atau menceritakan masalahnya ke guru secara sukarela, itu tanda siswa sudah punya kepercayaan ke gurunya.
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam