Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Sekdaprov Riau: Standar Pelayanan Perguruan Tinggi Harus Berbasis Data dan Partisipatif

Pendidikan

Sekdaprov Riau: Standar Pelayanan Perguruan Tinggi Harus Berbasis Data dan Partisipatif

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 28 Jan 2026 10:12
PEKANBARU â€" Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa pelayanan publik di lingkungan perguruan tinggi memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Menurutnya, kampus bukan sekadar tempat layanan akademik, melainkan ruang utama pembentukan pola pikir calon aparatur dan aktor publik masa depan.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Riau (Unri), Selasa (27/1/2026). Syahrial menekankan bahwa kualitas tata kelola di masa depan sangat bergantung pada bagaimana standar pelayanan di universitas disusun saat ini.


"Standar pelayanan publik di setiap perguruan tinggi itu harus disusun secara partisipatif, berbasis data serta benar-benar menjawab kebutuhan bagi setiap pengguna layanannya," ujar Syahrial Abdi.

Dalam kesempatan tersebut, Syahrial memberikan empat masukan krusial untuk penyempurnaan standar pelayanan di Fisip Unri. Pertama, ia menyoroti pentingnya penegasan pengalaman pengguna (user journey) yang mencakup kejelasan persyaratan, alur proses, hingga kepastian waktu layanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mahasiswa, dosen, maupun mitra institusi.
Kedua, standar pelayanan harus memperkuat akuntabilitas dengan memperjelas siapa penanggung jawab layanan. Hal ini diperlukan untuk menghindari ketidakpastian bagi pengguna jasa jika terjadi hambatan dalam proses administrasi.

"Ketiga, mekanisme pengaduan dan umpan balik perlu diintegrasikan sebagai instrumen pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar kanal formal," ungkapnya.

Masukan keempat, ia meminta agar hasil forum tersebut segera diterjemahkan ke dalam pemutakhiran standar pelayanan dan Standard Operating Procedure (SOP) yang konkret. Syahrial berharap rekomendasi yang lahir dari diskusi tersebut dapat memberikan dampak yang terukur bagi civitas akademika.
"Kami berharap forum konsultasi publik ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang diskusi yang substansial, sehingga lahir rekomendasi yang disepakati bersama," pungkasnya. (grc)_
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.