- Home
- Pendidikan
- Unand Risaukan Dana Operasional RS Pendidikan
Kampus
Unand Risaukan Dana Operasional RS Pendidikan
Senin, 31 Agu 2015 09:54
PADANG-Rumah Sakit Universitas Andalas direncanakan beroperasi Juli 2016. Namun hingga kini, pihak universitas masih kesulitan menyediakan infrastruktur penunjang dan biaya untuk operasional nanti.
"Pembangunan rumah sakit Unand sudah sampai 100 persen. Untuk infrastruktur penunjang seperti membangun pagar kami masih kesulitan. Untuk interior sendiri dananya mencukupi, tapi tidak untuk pagar," terang Rektor Universitas Andalas Werry Darta Taifur usai mewisuda 1.797 lulusan di Auditorium Unand, akhir pekan kemarin.
Werry mengatakan, dana Islamic Development Bank (IDB) yang diperoleh Unand ini hanya cukup untuk membangun rumah sakit beserta fasilitas. Sementara untuk infrastruktur penunjang, Unand membutuhkan investor lain. Beberapa infrastruktur mulai terpenuhi seperti pembuatan jalan. Sementara untuk operasional, yang menggunakan tenaga medis, Unand masih menunggu kucuran anggaran dari pemerintah.
"Sewaktu akan membangun, pemerintah menjanjikan akan memberikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk operasional rumah sakit. Namun, kami tidak tahu apakah akan dituÂrunkan tahun depan atau tidak," jelas Werry lagi.
Untuk tetap bisa beroperasi, Unand saat ini mengusahakan dana operasional bisa ditutupi melalui kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Terkait tipe rumah sakit, Werry menjelaskan berdasarkan bangunan yang dibangun serta fasilitas tergolong tipe B. Namun untuk memenuhi ketentuan tersebut ada beberapa syarat yang cukup sulit dipenuhi seperti jumlah dokter spesialis dan dokter umum lainnya.
"Saat ini jika melihat tenaga medis yang ada baru tersedia dokter yang juga menjadi dosen. Terwujudnya rumah sakit tipe B, ini juga mengharapkan peran pemerintah. Jika pemerintah bisa merekrut tenaga medis lebih banyak, tentu akan terwujud. Jika tidak, sayang sekali rumah sakit tipe B ini harus turun menjadi tipe C," ucap Werry, yang akan mengakhiri masa jabatannya November mendatang.
Pembangunan rumah sakit pendidikan ini sendiri atas perintah Dirjen Dikti yang mengharuskan Fakultas Kedokteran memiliki rumah sakit sendiri. Rencana pembangunan rumah sakit sendiri telah dimulai sejak 2005 lalu dan baru terwujud beberapa tahun terakhir ini.
Terkait bengkalai lainnya yang masih harus diselesaikan, Werry menyebut pembangunan kampus Unand yang berada di luar Padang. Ia menjelaskan, pembangunan di luar Padang ini telah membebani Unand, karena komitmen kepala daerah untuk membangun tidak terealisasi dengan baik.
Menurutnya, ketika ada pembangunan kampus Unand di luar Padang atau di luar kampus utama seperti Dharmasraya dan Payakumbuh menjadi tanggung jawab kepala daerah masing-masing. Sayangnya, komitmen untuk membantu ini tidak terwujud maksimal, di samping terkendala aturan, juga terbentur dengan kemauan kepala daerah sendiri.
"Untuk Kampus II di Payakumbuh, pihak universitas telah turun tangan. Sehingga gedung, masjid dan lahan parkir sudah tertata dengan baik. Tapi untuk Dharmasraya masih perlu pengembangan. Saya rasa ke depan Unand harus berpikir dua kali untuk membangun kampus di luar Padang, karena berkaitan dengan komitmen kepala daerah," ucap pria berkacamata ini.
Wisuda III Unand kali ini, merupakan acara wisuda terakhir yang dihadiri Werry sebagai rektor Unand. Wisuda berikutnya akan dihadiri oleh Rektor terpilih Tafdil Husni. Dalam sambutannya, Werry optimis lulusan tetap mendapatkan pekerjaan lebih baik. Karena peluang kerja di dalam negeri dan luar negeri terbuka lebar.
"Hanya saja pemikiran orangtua dan lulusan ini harus diubah. Jangan lagi menganggap bekerja itu pada sektor formil, seperti PNS dan pegawai BUMN, membantu usaha orang tua juga termasuk bekerja," ucap Werry di hadapan ribuan wisudawan.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T