Peristiwa
30 Orang Kena Copet saat Konser Slank di Garut, 5 Pelaku Diamankan Polisi
Senin, 01 Jul 2019 09:52
Kanit Reskrim Polsek Garut Kota, Ipda Amirudin Latif mengatakan awalnya polisi menerima informasi adanya pencopetan dari salah satu korban. Dalam waktu yang sama, pihaknya juga menerima penyerahan seorang pencopet dari warga yang tertangkap tangan saat melakukan aksinya di sekitar lokasi konser.
"Kita juga menerima laporan pencurian handphone dari sejumlah warga yang datang ke Mapolsek Garut Kota. Kita langsung berupaya mencari pelaku lainnya yang diketahui ciri-cirinya oleh korban," kata Amir, Senin (1/6) dini hari.
Petugas kemudian menerima laporan lanjutan dari warga yang juga datang melaporkan kejadian serupa dan sempat mengejar pelaku menggunakan motor. Korban sempat mencatat pelat nomor kendaraan yang digunakan oleh para pelaku.
Amir mengaku langsung melalukan penyisiran berbekal ciri kendaraan bermotor roda empat plus pelat nomornya di kawasan perkotaan. "Di jalan Cimanuk, saya berpapasan dengan kendaraan yang disebutkan korban sehingga langsung saya kejar dan saya pepet," katanya.
Akhirnya, polisi berhasil mengamankan lima orang yang diduga pelaku dan langsung dibawa ke Mapolsek Garut Kota. Di Mapolsek sendiri, jumlah warga yang melaporkan kejadian serupa semakin bertambah. "Jumlahnya puluhan. Ini masih kita terima laporannya," ungkapnya.
Kelima orang yang diduga pelaku pencopetan langsung dilakukan pemeriksaan awal. Setelah diperiksa selama beberapa jam, mereka mengakui mencopet saat konser tengah berlangsung.
"Awalnya sempat tidak mengaku. Namun setelah kita lakukan pendekatan dan tindakan tegas dan terukur akhirnya kelima orang ini mengaku bahwa merekanini pencopet. Kelimanya memiliki tugas masing-masing. Ada yang pura-pura mendorong, mengambil hanphone, hingga mengumpulkan hasilnya," jelasnya.
Hingga saat ini, kelima orang pelaku masih diperiksa di Polsek Garut Kota dan Polres Garut. "Untuk jumlah korban yang melakukan pelaporan jumlah terakhir ada 30 orang," katanya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti handphone hingga kendaraan
bermotor roda empat yang digunakan oleh para pelaku. "Kita bersama
Polres Garut terus melakukan pendalaman dalam kasus ini," ucapnya.
Sumber: merdeka.com
Sambu Group Buka Ruang Kolaborasi Bersama PWI Riau
Pekanbaru - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu atau Sambu Group di Kantor PWI Riau, Rabu (29/07/2026). Pertemuan ters
Cari Bukti Baru, Polda Riau Segel Kantor LPSE Rohil
BAGANSIAPIAPI - Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Polda Riau menggeledah dan memasang garis polisi di kantor Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Layanan Pengadaan Secara
Tiga Warisan Budaya Siak Diuji Jadi Cagar Budaya Nasional
PEKANBARU - Tiga objek bersejarah kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak selangkah lagi berpeluang menyandang status bergengsi di tingkat pusat. Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, Balairung Sri (Balai
Pengawasan Publik Bagian Demokrasi', Gibran Tanggapi Kehadiran Menteri Bayangan
JAKARTA - Lemahnya fungsi oposisi di parlemen memicu sejumlah tokoh masyarakat sipil dari kalangan akademisi dan pengamat untuk membentuk Kabinet Bayangan. Inisiatif yang bertujuan memperkuat pengawas
LHP BPK tak Dibagikan, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Walkout
PEKANBARU-Aksi walkout mewarnai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (29/7/2026). Langkah tegas ini diambil Fraksi PDI Perjuangan lant