Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 39.513 Ternak Divaksin PMK Tahun 2025, 2026 Targetkan 44.700 Ternak

Berita

39.513 Ternak Divaksin PMK Tahun 2025, 2026 Targetkan 44.700 Ternak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Feb 2026 14:50
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, pada tahun 2025 lalu telah melaksanakan vaksin untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap 39.513 ternak. Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan sebanyak 44.700 ternak akan diberikan vaksin PMK. 

Kepala DPKH Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, untuk vaksinasi PMK tahun 2025 tersebut dilaksanakan di 12 kabupaten/kota dan di satu UPT Provinsi Riau. Vaksin tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan terhadap PMK di Riau.

“Tahun 2025 lalu, kami sudah melakukan vaksin PMK terhadap 39.513 ternak. Untuk tahun ini kami targetkan 44.700 ternak akan mendapatkan vaksin PMK,” katanya.

Dipaparkannya, pada tahun 2025 lalu. Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 4.486 ternak telah divaksin PMK. Kemudian di Indragiri Hilir sebanyak 1.584 ternak, Kampar 7.338 ternak, Kota Pekanbaru 2.592 ternak. 

“Kabupaten Bengkalis 2.517 ternak. Kuantan Singingi 2.553 ternak, Rokan Hulu 4.968 ternak. Siak 3.968 ternak, Dumai 1.664 ternak, Rokan Hilir 4.000 ternak, Kepulauan Meranti 1.925 ternak, Pelalawan 1.729 ternak dan di UPT 199 ternak,” paparnya. 

Dipaparkan Mimi, selama kurun waktu tahun 2025 pihaknya juga mendapatkan laporan terdapat 304 kasus PMK yang menjangkiti hewan ternak. Kasus PMK tersebut terjadi di delapan kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dari delapan daerah tersebut Kabupaten Indragiri Hulu dilaporkan menjadi daerah yang paling banyak hewan ternaknya terjangkit PMK. Yakni sebanyak 143 kasus.

“Selama kurun waktu tahun 2025, terdapat 304 kasus PMK di Riau. Dari ratusan ternak yang terpapar PMK tersebut, terdapat satu ternak yang mati yakni di Kota Dumai,” katanya.

Setelah Indragiri Hulu, daerah selanjutnya yang banyak ditemukan kasus PMK yakni Kabupaten Siak yakni 65 kasus. Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing 25 kasus. Indragiri Hilir 19 kasus.

“Selanjutnya Kabupaten Kampar sebanyak 9 kasus, Pelalawan 6 kasus, Kuantan Singingi dan Bengkalis masing-masing 5 kasus dan Rokan Hilir 1 kasus,” paparnya. (mcr)
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.