Jumat, 06 Feb 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 39.513 Ternak Divaksin PMK Tahun 2025, 2026 Targetkan 44.700 Ternak

Berita

39.513 Ternak Divaksin PMK Tahun 2025, 2026 Targetkan 44.700 Ternak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Feb 2026 14:50
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, pada tahun 2025 lalu telah melaksanakan vaksin untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap 39.513 ternak. Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan sebanyak 44.700 ternak akan diberikan vaksin PMK. 

Kepala DPKH Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, untuk vaksinasi PMK tahun 2025 tersebut dilaksanakan di 12 kabupaten/kota dan di satu UPT Provinsi Riau. Vaksin tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan terhadap PMK di Riau.

“Tahun 2025 lalu, kami sudah melakukan vaksin PMK terhadap 39.513 ternak. Untuk tahun ini kami targetkan 44.700 ternak akan mendapatkan vaksin PMK,” katanya.

Dipaparkannya, pada tahun 2025 lalu. Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 4.486 ternak telah divaksin PMK. Kemudian di Indragiri Hilir sebanyak 1.584 ternak, Kampar 7.338 ternak, Kota Pekanbaru 2.592 ternak. 

“Kabupaten Bengkalis 2.517 ternak. Kuantan Singingi 2.553 ternak, Rokan Hulu 4.968 ternak. Siak 3.968 ternak, Dumai 1.664 ternak, Rokan Hilir 4.000 ternak, Kepulauan Meranti 1.925 ternak, Pelalawan 1.729 ternak dan di UPT 199 ternak,” paparnya. 

Dipaparkan Mimi, selama kurun waktu tahun 2025 pihaknya juga mendapatkan laporan terdapat 304 kasus PMK yang menjangkiti hewan ternak. Kasus PMK tersebut terjadi di delapan kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dari delapan daerah tersebut Kabupaten Indragiri Hulu dilaporkan menjadi daerah yang paling banyak hewan ternaknya terjangkit PMK. Yakni sebanyak 143 kasus.

“Selama kurun waktu tahun 2025, terdapat 304 kasus PMK di Riau. Dari ratusan ternak yang terpapar PMK tersebut, terdapat satu ternak yang mati yakni di Kota Dumai,” katanya.

Setelah Indragiri Hulu, daerah selanjutnya yang banyak ditemukan kasus PMK yakni Kabupaten Siak yakni 65 kasus. Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing 25 kasus. Indragiri Hilir 19 kasus.

“Selanjutnya Kabupaten Kampar sebanyak 9 kasus, Pelalawan 6 kasus, Kuantan Singingi dan Bengkalis masing-masing 5 kasus dan Rokan Hilir 1 kasus,” paparnya. (mcr)
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Jumat, 06 Feb 2026 16:29

    Perkuat Sinergi, BPBD Damkar Riau Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla Lintas Daerah

    PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD) Damkar Riau, saat ini terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota dalam hal penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhut

  • Jumat, 06 Feb 2026 16:20

    Rumah Warga Perantauan di Teluk Piyai Ludes Terbakar, Penghulu Gerak Cepat Bangun Kembali

    KUBU (PRO) " Satu unit rumah berukuran 6 x 5 meter di Jalan Lintas PU, RT 04 RW 07, Dusun Sungai Tunggak, Kepenghuluan Teluk Piyai, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, ludes terbakar, Kamis

  • Jumat, 06 Feb 2026 16:13

    Antisipasi Potensi Kehilangan dan Kerusakan, Pengamanan Aset Dipusatkan di Halaman Mess Pemda Rohil

    BAGANSIAPIAPI (PRO) " Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memusatkan pengamanan aset daerah yang telah dipulihkan di halaman Mess Pemerintah Daerah sebagai langkah antisipasi terhadap

  • Jumat, 06 Feb 2026 16:07

    Pokir: Antara Hajat Rakyat dan Jebakan Politik Anggaran

    TIAP tahun, kita tengok ribuan anggota dewan kita di segenap ceruk negeri ni benar-benar sibuk . Berhempas-pulas mereka "berjuang" supaya Pokok Pikiran (Pokir) bisa masuk ke dalam draft APBD. Kalau su

  • Jumat, 06 Feb 2026 16:01

    Akhiri Masa Jabatan Plt, Jabatan Direktur PT SPR Segera Dilelang

    PEKANBARU " PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) bersiap mengakhiri masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur dalam waktu dekat. Manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut akan membuka proses

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.