Kamis, 30 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Abaikan Bendera Merah, 3 Remaja Bogor Terseret Ombak Palabuhanratu

Peristiwa

Abaikan Bendera Merah, 3 Remaja Bogor Terseret Ombak Palabuhanratu

Senin, 10 Jun 2019 11:42
Remaja asal Bogor yang sempat terseret ombak pantai di Palabuharatu Sukabumi. (Foto: DOK.Balawista Palabuharatu)
SUKABUMI - Tiga remaja asal Bogor, Galih (17), Arya (14) dan Pabi Sudatman (16), terseret ombak Pantai Istiqomah, Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (10/6/2019). Ketiganya diketahui tengah berenang di tepian pantai bersama teman-temannya. Nyawa mereka selamat.

Di lokasi tersebut sebenarnya terpasang bendera merah tanda larangan berenang. Sejumlah petugas lifeguard Balawista berulangkali memperingatkan mereka agar tidak berenang di sekitar lokasi.

"Posisi mereka berenang di area bendera merah, kita peringatkan mereka tapi diabaikan. Sampai tiba-tiba datang ombak besar dan dua orang korban terbawa hingga ke tengah, situasi mulai panik. Beberapa teman korban berusaha menolong, tapi satu di antaranya malah ikut terbawa arus," kata Kepala Operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom kepada detikcom.

Penjaga pantai bergegas menolong tiga remaja tersebut menggunakan pelampung dan papan seluncur. Petugas berhasil menyelamatkan mereka. Salah satu remaja yang tersapu ombak, Pabi, sempat meminum banyak air laut. Dia langsung dibawa petugas medis ke RSUD Palabuhanratu.

"Dua korban kondisinya bagus. Satu orang lagi terpaksa kita bawa ke rumah sakit karena terlalu banyak minum air laut," ujar Asep.

Asep menegaskan insiden tersebut bisa dicegah bila wisatawan mematuhi tanda larangan dan mendengarkan imbauan dari petugas. "Mayoritas korban yang terseret arus adalah mereka yang mengabaikan tanda larangan dan imbauan. Merasa bisa berenang, padahal kondisi pantai selatan tidak seperti berenang di air tenang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba pasang," tutur Asep.

Hingga hari ini lifeguard Balawista dibantu Satpaol Airud Polres Sukabumi berhasil menyelamatkan 16 orang terseret arus dari 8 kali kejadian yang tersebar di sepanjang pantai teluk Palabuhanratu.



Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Jul 2026 16:18

    Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari

    TELUKKUANTAN - Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi hadir sebagai fasilitator dalam menyelesaikan persoalan lahan eks 200 hektare PT Adimulia Agr

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:17

    Anggota Polri Staf KPK Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiya

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:08

    'Perbaiki Surat Dakwaan', Kejagung Pastikan Kasus Dokter Tifa Tetap Berjalan

    JAKARTA - Jaksa penuntut umum memastikan kelanjutan proses hukum kasus dugaan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo. Berkas perkara dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:05

    Melangkah Bersama PHR, Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura

    PEKANBARU â€"Yuneli (49) tidak pernah membayangkan perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung bisa sejauh ini. Berawal dari kesederhanaan dapur-dapur rumah tangga di Pekanbaru, kini produk-produk olahan lo

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:03

    Pangdam Mutasi Empat Perwira dari Jabatan Strategis

    PEKANBARU - Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo lakukan rotasi empat jabatan strategis. Mutasi jabatan tersebut bagian dari pembinaan personel dan penyega

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki