Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • BMKG: Potensi Karhutla 2026 Diprediksi Lebih Berat, Curah Hujan di Bawah Normal

Peristiwa

BMKG: Potensi Karhutla 2026 Diprediksi Lebih Berat, Curah Hujan di Bawah Normal

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Mar 2026 11:38
(Fotoiniriau.com)
PEKANBARU - Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan yang diproyeksikan berada di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia, terutama daerah yang berada di sekitar garis khatulistiwa.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, usai mengikuti apel kesiapsiagaan karhutla nasional di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).

Menurut Faisal, penurunan intensitas hujan tahun ini membuat berbagai daerah harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

“Curah hujan diprediksi berada di bawah normal. Kondisi ini tentu meningkatkan potensi karhutla, sehingga seluruh pihak perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beberapa wilayah yang berada di sekitar ekuator seperti Provinsi Riau, Provinsi Jambi, dan Kalimantan Barat saat ini sedang mengalami fase yang dikenal sebagai kemarau pendek atau kemarau kecil. Pada periode tersebut hujan masih mungkin terjadi, namun durasinya relatif singkat dan tidak merata.

“Di wilayah sekitar khatulistiwa saat ini masih ada peluang hujan, tetapi biasanya hanya sebentar dan tidak merata. Karena itu kelembapan lahan bisa cepat menurun,” jelasnya.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau di wilayah-wilayah tersebut akan berlangsung pada periode Juni hingga Agustus mendatang. Kondisi ini dinilai menjadi periode krusial yang harus diantisipasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak meluas.

Sebagai langkah mitigasi, BMKG membuka kemungkinan pelaksanaan penyemaian awan untuk memicu hujan, sehingga kondisi tanah tetap lembap dan tidak mudah terbakar.

“Selama kondisi atmosfer memungkinkan, penyemaian awan dapat dilakukan untuk memicu turunnya hujan agar lahan tetap basah,” kata Faisal.

Ia menambahkan, BMKG terus memantau perkembangan cuaca secara intensif. Dalam upaya pengendalian karhutla, pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang dinilai rawan kebakaran.

“Koordinasi terus dilakukan agar langkah mitigasi bisa berjalan lebih cepat, terutama di daerah yang memiliki risiko tinggi terjadinya karhutla,” tutupnya.
Sumber: (iniriau.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.