Kamis, 16 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bau Busuk Kandang Ayam Resahkan Warga Rimbo Panjang, Kades Dinilai Lamban Turun Tangan

Peristiwa,

Bau Busuk Kandang Ayam Resahkan Warga Rimbo Panjang, Kades Dinilai Lamban Turun Tangan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 16 Jul 2026 08:58
KAMPAR-Warga yang tinggal di kawasan Jalan Yuzura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari kandang ayam dan bebek berskala besar yang berada di dekat kawasan permukiman.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama sekitar tiga bulan dan dinilai mengganggu kenyamanan serta dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga.

Kandang tersebut berada di lahan kosong yang lokasinya berdekatan dengan dua kompleks perumahan, yakni Perumahan Fath Residence dan Perumahan Zaira Permai. Warga menyebut bau menyengat kerap tercium saat arah angin mengarah ke permukiman.

"Dari Perumahan Fath Residence jaraknya sekitar 100 meter, sedangkan dari Perumahan Zaira Permai sekitar 300 meter," kata salah seorang warga, Idon (35), Rabu malam (15/7/2026).

Menurut Idon, keberadaan kandang tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan jarak minimal peternakan terhadap permukiman.

Ia mengaku mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Pertanian yang mengatur jarak kandang peternakan berskala besar dengan kawasan permukiman minimal 500 meter.

"Kami juga meragukan apakah kandang itu memiliki izin. Kami baru tahu ada kandang setelah mencium bau busuk. Kalau memang berizin, seharusnya masyarakat sekitar juga diberi informasi," ujarnya.

Idon mengatakan kandang tersebut berisi ribuan ekor ayam kampung dan bebek petelur. Bau menyengat, kata dia, semakin terasa ketika angin bertiup ke arah rumah warga.

"Kalau baunya datang, kami terpaksa menutup pintu dan jendela. Di rumah ada anak kecil, kami khawatir kalau kondisi ini terus berlangsung bisa berdampak terhadap kesehatan," ungkapnya.

Menurutnya, warga telah beberapa kali mendatangi kandang untuk menemui pemilik yang diketahui bernama Feri. Dalam pertemuan itu, warga meminta agar kandang dipindahkan atau aktivitas peternakan dihentikan karena mengganggu lingkungan sekitar.

"Pemilik mengatakan kandangnya memiliki izin. Dia juga berjanji akan lebih rutin membersihkan kandang agar tidak menimbulkan bau. Tapi sampai sekarang baunya justru semakin menyengat," katanya.

Penanganan Desa Dinilai Lamban

Karena keluhan tidak kunjung teratasi, warga kemudian menyampaikan pengaduan secara resmi ke Pemerintah Desa Rimbo Panjang.

Surat yang berisi permohonan penutupan kandang disertai tanda tangan warga telah disampaikan ke kantor desa. Namun hingga kini warga mengaku belum mengetahui tindak lanjut dari pemerintah desa.

"Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada tindakan. Kami menilai Kepala Desa Rimbo Panjang lamban menangani keluhan masyarakat. Harapan kami pemerintah desa mempertemukan warga dengan pemilik kandang agar ada solusi yang jelas," ujar Idon.

Keluhan serupa disampaikan Ridiyan, warga Perumahan Fath Residence. Ia mengaku turut mengantarkan surat pengaduan tersebut ke kantor desa.

"Harapan kami pemerintah desa memfasilitasi mediasi antara warga dan pemilik kandang. Tuntutan kami tetap sama, kandang itu ditutup atau dipindahkan karena sudah mengganggu lingkungan," katanya.

Ridiyan berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar maupun Pemerintah Provinsi Riau turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi peternakan tersebut.

"Udara di lingkungan kami sudah tercemar oleh bau kandang ayam dan bebek. Kami berharap DLH segera turun mengecek dan mengambil langkah agar persoalan ini segera selesai," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rimbo Panjang, Ben Zainal, telah dikonfirmasi terkait keluhan warga dan penanganan aduan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.(ckplah)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/138123/2026/07/16/bau-busuk-kandang-ayam-resahkan-warga-rimbo-panjang-kades-dinilai-lamban-turun-tangan/#sthash.P6N0hKa1.dpbs

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki