Selasa, 23 Jun 2026
Peristiwa
Banjir Melanda Rantau Kopar, Rumah Warga Terendam dan Sekolah Diliburkan
Laporan: Jonathan Surbakti
admin
Rabu, 11 Des 2019 20:14
(Foto: Jonathan Surbakti)

(Foto: Jonathan Surbakti)
ROKAN HILIR-Banjir yang melanda Desa Sekapas Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir-Riau sejak dua hari ini mengakibatkan 12 rumah warga terendam dan para siswa di sejumlah sekolah terpaksa diliburkan. Rumah warga yang terendam dengan ketinggian air sekitar 15 cm. Sebagian warga sudah diungsikan dan sebagian lagi masih bertahan dirumahnya.
Sekolah yang diliburkan, antara lain SDN Persiapan dan PAUD serta TK Aisyah. Sekolah-sekolah tersebut tidak dapat menyelenggarakan aktifitas belajar mengajar seperti biasanya.
Banjir menggenangi sekolah mereka. ‘’Sekolah kebanjiran, jadi hari ini diliburkan,’’ ujar Sekcam Rantau Kopar, April Manri S.Sos di lokasi banjir.
April menjelaskan, menjelaskan, di wilayahnya banjir merendam tiga Kelurahan Yakni Kelurahan Rantau Kopar, Kelurahan Sungai Rangau dan Kepenghuluan Bagan Cempedak. Dari tiga kelurahan tersebut, rumah warga yang terendam banjir sekitar 12 rumah. Sebagian warga masih bertahan sebagian mereka sudha mengungsi tempat keluarganya, jelas April
April menerangkan, pihaknya juga menyediakan posko bencana di kantor Camat Rantau Kopar. Menurut Mansyur, banjir terjadi akibat meluapnya sungai Rokan dan akibat kiriman banjir dari Kabupaten Rokan Hulu. Hujan yang turun dengan deras tanpa henti sehari sebelumnya, telah membuat sungai itu meluber dan menggenangi pemukiman warga.
Danramil 02/Tanah Putih Kodim 0321 Rokan Hilir, Kapten (Inf) Khairul Anwar menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan bantuan kepada warga serta memberikan penyuluhan dan terus memantau dilapangan terhadap kondisi banjir,”Sejak dua hari ini kita terus mendampingi warga dilapangan yang terkena banjir,”jelas Khairul Anwar.
Disamping itu Khairul Anwar juga menghimbau kepada warga Rantau Kopar agar dapat menjaga keamanan diri dalam menghadapi banjir, kususnya kepada warga yang mempunyai anak kecilo agar tetap waspada menjaganya, jangan sekali-kali melepaskan anak dan membiarkan mereka bermain di daerah banjir, tuturnya.
Tanggap bencana banjir yang dilakukan oleh TNI, merupakan cerminan dari salah satu tugas pokok TNI dibidang operasi militer selain perang yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan," pungkas Khairul Anwar (jon)

Editor: 1
komentar Pembaca