Kamis, 16 Jul 2026
Peristiwa,
Walikota Dumai Optimis PAD Meningkat Saat Pimpin High Level Meeting TP2DD
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 16 Jul 2026 09:42
DUMAI - Walikota Dumai Paisal memimpin High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bertempat di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu (15/7/2026) komplek perkantoran Mall Pelayanan Publik.
Turut hadir dalam kegiatan TP2DD tersebut Sekretaris Daerah Dumai Fahmi Rizal, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau diwakili Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SPPUR Veri D. Adhiraharja, Sekretaris Bapenda Dumai Dimas, Pimpinan BUMD dan Kepala Perangkat Daerah.
Melalui Kegiatan ini, Walikota Dumai Paisal menegaskan akan terus memantapkan dalam penerapan pembayaran pendapatan daerah lewat sistim digital, ini bertujuan untuk menghindari kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Apalagi dengan kondisi keuangan daerah saat ini akibat efisiensi, reformasi dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah harus diperketat agar dambaan peningkatan PAD dapat terealisasi kemudian dapat bermanfaat untuk masyarakat," katanya.
Bukan hanya itu saja, tambahnya, Pemerintah Daerah menggelar High Level Meeting TP2DD ini juga bertujuan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.
Paisal menekankan kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Kota Dumai, serta mengidentifikasi berbagai tantangan serta menyusun langkah-langkah strategis guna mengoptimalkan digitalisasi layanan publik dan meningkatkan penerimaan pendapatan daerah.
Menurutnya, penerapan digitalisasi mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mempercepat proses transaksi, meminimalkan kebocoran pendapatan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
Ia menilai Program Peningkatan Perluasan Digitalisasi Daerah Bank Indonesia dapat mencegah segala bentuk kebocoran penerimaan pajak daerah, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan diharapkan hal ini dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Paisal mengaku, proses pengelolaan pendapatan dengan cara konvensional harus ditinggalkan dan beralih digitalisasi daerah, dengan dibuat digitalisasi, orang bayar pajak daerah nanti langsung ke Kas daerah.
Sementara, Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SPPUR Veri D. Adhiraharja menjelaskan program TP2DD nantinya akan membantu percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Ia menambahkan program tersebut nantinya akan menyasar kepada seluruh mekanisme pengelolaan keuangan seperti restitusi pajak, penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga pengelolaan belanja daerah.
Veri menerangkan, nantinya akan mengubah cara kerja Pemda dari berbagai segmen untuk ditingkatkan lewat digitalisasi melalui sejumlah langkah, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) literasi, hingga sinergi.
Untuk kota Dumai pembayaran pajak menggunakan kanal digital sudah banyak dilakukan, tinggal selanjutnya mensosialisasikan pada masyarakat untuk senantiasa menggunakan kanal tersebut untuk membayar pajak daerah.
"TP2DD bertugas untuk mempercepat digitalisasi layanan publik dan transaksi APBD dalam bentuk penerimaan pajak/retribusi daerah maupun pengeluaran melalui sistem non-tunai, seperti penggunaan QRIS, Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), dan aplikasi daerah. Berdasarkan Keppres No. 3 Tahun 2021," imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Bapenda Dumai, Zulfahmi mengaku bahwa pembayaran Pajak bisa lewat semua kanal, seperti M banking baik di bank Riau, Mandiri, dan BRI.
" Indomaret dan alfamart untuk pembayaran PBB juga bisa, kita sudah menerapkan digitalisasi,"(tribunpekanbaru)
Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/adv/1109372/walikota-dumai-optimis-pad-meningkat-saat-pimpin-high-level-meeting-tp2dd
komentar Pembaca