Jumat, 10 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Buaya Tiga Meter Teror Warga Tembilahan, Tim DPKP Inhil Sisir Aliran Sungai

Peristiwa,

Buaya Tiga Meter Teror Warga Tembilahan, Tim DPKP Inhil Sisir Aliran Sungai

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 10 Jul 2026 09:38
PEKANBARU - Warga Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul kemunculan seekor buaya berukuran lebih dari tiga meter di sekitar Pos Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Parit 19 dan Pelabuhan Parit 21, Kamis (9/7/2026).

Personil Polairud, Aipda Anton Sujarwo yang menyaksikan langsung kehadiran reptil buas tersebut menyatakan bahwa hewan ini sudah beberapa kali menampakkan diri di kawasan yang sama.


"Sudah berapa kali saya lihat. Kalau ini kemarin pagi saya lihat sekitar. Diperkirakan panjangnya tiga sampai empat meterlah," kata Personil Polairud, Aipda Anton Sujarwo, Kamis (9/7/2026).

Guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil. Langkah cepat ini diambil mengingat buaya merupakan satwa liar yang keberadaannya dilindungi oleh undang-undang mengenai konservasi sumber daya alam hayati.


"Inikan (buaya) hewan dilindungi. Makanya kita hubungi dinas terkait untuk penanganannya," ungkapnya.

Merespons laporan tersebut, delapan petugas DPKP Inhil yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan satwa liar langsung dikerahkan ke lokasi. Bersama sejumlah anggota Polairud, tim gabungan ini melakukan penyisiran menyeluruh di area perairan.

Pencarian juga diperluas hingga ke kawasan Pelabuhan Parit 21 setelah petugas menerima informasi tambahan mengenai penampakan buaya di titik tersebut. Sayangnya, penyisiran yang berlangsung selama lebih kurang dua jam itu belum membuahkan hasil dan predator ganas tersebut tidak terlihat lagi.

"Saat ini kami secara lisan telah mengimbau kepada warga khususnya beraktifitas di perairan atau bermukim di sepanjang aliran sungai agar waspada kemunculan buaya. Kami juga akan membuat spanduk imbauan yang sama untuk mengingatkan kepada warga," paparnya.

Secara terpisah, Kepala DPKP Inhil Junaidy melalui Kabid Pemadaman Penyelamatan serta Sarana dan Prasarana, Hendra Supianto membenarkan adanya operasi pencarian tersebut. Pihaknya memastikan akan terus memantau pergerakan buaya di sekitar pemukiman warga.

"Betul, setelah menerima laporan dari Polairud, kami langsung menurunkan delapan petugas ke lokasi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kemunculan buaya di perairan Inhil sebenarnya bukanlah fenomena baru. Kondisi geografis kabupaten tersebut yang didominasi oleh kawasan rawa dan aliran sungai menjadikannya sebagai habitat alami bagi reptil raksasa tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai. Warga juga diminta untuk segera melapor kepada petugas DPKP setempat apabila kembali melihat penampakan buaya di lingkungan mereka.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/buaya-tiga-meter-teror-warga-tembilahan-tim-dpkp-inhil-sisir-aliran-sungai.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor