Jumat, 31 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Budi Tewas Saat Meracik Petasan, 2 Orang Lainnya Terluka Bakar

Peristiwa

Budi Tewas Saat Meracik Petasan, 2 Orang Lainnya Terluka Bakar

Senin, 27 Mei 2019 11:34
Merdeka.com
Ledakan petasan di Kediri.
KEDIRI - Bermaksud meracik petasan untuk persiapan Idul Fitri 1440 H, tiga warga Dusun Sukorejo Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri bernasib tragis. satu orang meninggal dunia dan dua mengalami luka berat, Minggu (26/5).

Peristiwa nahas bermula saat Dwi (47) yang baru bangun tidur melihat adiknya, Budi (45), dan Sumaji (47) tetangganya sedang meracik petasan di rumah Rakiyem (80), neneknya.

Sumaji membuat bubuk mesiu dengan cara menumbuk hingga lembut. Sedangkan Budi mencampur obat petasan dalam kaleng plastik.

Bahan yang digunakan pupuk urea, potasium dan belerang diracik jadi satu. Diduga pembuatan bahan terlalu padat dan kuat, tiba-tiba bahan yang dibuat meledak.

Ledakan yang cukup keras membuat warga kaget. Sementara itu nasib nahas menimpa Budi. Ia harus merenggang nyawa terkena ledakan.

"Dalam peristiwa itu, Budi meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka bakar yang sangat serius," tutur Kasi Humas Polsek Kepung Aiptu Sugianto.

Sementara itu Sumaji dan Dwi berhasil selamat. Namun keduanya mengalami luka bakar cukup serius, hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Dwi adalah kakak dari Budi korban yang meninggal sedangkan, Sumaji tetangga dari Budi. Setelah olah TKP baik korban meninggal dan yang mengalami luka berat kita bawa ke Rumah Sakit Pelem Pare untuk mendapatkan penanganan medis," terang Sugianto.

Setelah korban dibawa ke rumah sakit, polisi dan tim Identifikasi Mapolres Kediri melakukan evakuasi dan olah TKP.

"Kami masih melakukan penyelidikan penyebabnya. Diduga korban ini membuat petasan untuk persiapan akan dibunyikan di saat malam lebaran dan lebaran," terangnya.

Sementara itu, rumah Rakiyem rusak parah. Polisi mengamankan barang bukti 2 kaleng plastik, bubuk mesiu kurang lebih 50 gram, pupuk urea kurang lebih 1 kilogram, sumbu mercon yang sudah dipotong-potong dan 7 buah mercon yang belum diisi obat. 



Sumber: merdeka.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Jul 2026 16:18

    Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari

    TELUKKUANTAN - Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi hadir sebagai fasilitator dalam menyelesaikan persoalan lahan eks 200 hektare PT Adimulia Agr

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:17

    Anggota Polri Staf KPK Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiya

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:08

    'Perbaiki Surat Dakwaan', Kejagung Pastikan Kasus Dokter Tifa Tetap Berjalan

    JAKARTA - Jaksa penuntut umum memastikan kelanjutan proses hukum kasus dugaan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo. Berkas perkara dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:05

    Melangkah Bersama PHR, Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura

    PEKANBARU â€"Yuneli (49) tidak pernah membayangkan perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung bisa sejauh ini. Berawal dari kesederhanaan dapur-dapur rumah tangga di Pekanbaru, kini produk-produk olahan lo

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:03

    Pangdam Mutasi Empat Perwira dari Jabatan Strategis

    PEKANBARU - Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo lakukan rotasi empat jabatan strategis. Mutasi jabatan tersebut bagian dari pembinaan personel dan penyega

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki