Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Dapat Bintang Dua, Berbagai Jabatan di Polri Memberi Semangat Drs Immanuel Larosa

Dapat Bintang Dua, Berbagai Jabatan di Polri Memberi Semangat Drs Immanuel Larosa

Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 05 Okt 2019 17:40
Fahrin Waruwu
Foto bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan Inspektur Jendral Polisi Irjen Pol. Drs. Immanuel Larosa putra Kepulauan Nias di Istana Negara.
JAKARTA - Inspektur Jendral Polisi Irjen Pol. Drs. Immanuel Larosa berhasil menorehkan prestasi gemilang dan sekaligus memecahkan rekor terbaru dalam perihal promosi jenjang kepangkatan di jajaran TNI dan Polri.

Irjen Pol. Immanuel Larosa menjadi Putra kelahiran dan keturunan dan dibesarkan di Kepulauan Nias (Kepni) yang  pertama mendapat pangkat jenderal dengan menyandang bintang dua di jajaran Kepolisian Republik Indonesia

Sebelum ini, ada sejumlah Perwira Polri keturunan dan kelahiran Kepulauan Nias yang berhasil mencapai jenjang perwira tinggi Polri dengan menyandang pangkat jenderal.

Ada Brigjen Pol. Purn. Fauluaro Zalukhu (lulusan Akpol angkatan tahun 1970, mantan Wakil Kepala Bareskrim Mabes Polri) ; Brigjen Pol. Purn. Peniel Luther Harefa (lulusan Akpol angkatan tahun 1976, mantan pejabat struktural di BNN-RI) ; Irjen Pol. Immanuel Larosa ; dan Brigjen Pol. Bahagia Dachi (lulusan Akpol, dan kini menjadi salah seorang pejabat struktural eselon 2 di BNN-RI).

Brigjen Pol. Purn. Fauluaro Zalukhu adalah kelahiran dan putra Kepni pertama yang menjadi perwira tinggi dengan menyandang pangkat jenderal bintang satu (Brigadir Jenderal Polisi / Brigjen Pol.) di jajaran TNI dan Polri.

Kemudian menyusul perwira tinggi kedua yang menyandang pangkat jenderal bintang satu kemudian bintang dua yaitu Mayjen TNI) Purn. Christian Zebua (lulusan Akmil angkatan tahun 1980). Mayjen TNI Purn. Christian Zebua adalah yang pertama menyandang pangkat jenderal bintang dua (Mayor Jenderal TNI / Mayjen TNI).

Selanjutnya Hakim Agung Mahkamah Agung RI Brigjen TNI Purn. Hidayat Manao adalah perwira tinggi bintang satu (Brigadir Jenderal TNI / Brigjen TNI) yang kedua di jajaran TNI khususnya TNI AD. Brigjen TNI Purn. Hidayat Manao sebagai Hakim Agung MA-RI merupakan pejabat tinggi negara, dan menjadi putra kelahiran dan keturunan Kepni pertama yang menjadi Hakim Agung di Indonesia.

Kemudian di jajaran TNI AL, ada Laksamana Pertama TNI (Laksma TNI) Enuar Mendrofa (lulusan AAL angkatan tahun 1986, kini pejabat struktural eselon 2 di Kementerian Pertahanan RI), merupakan putra kelahiran dan keturunan Kepni pertama yang menjadi perwira tinggi dengan menyandang pangkat laksamana bintang satu di jajaran TNI khususnya TNI AL.

Setelah ini menyusul putra-putra kelahiran dan keturunan Kepni lainnya dari jajaran TNI AU untuk dipromosikan menjadi perwira tinggi dengan menyandang pangkat marsekal bintang satu (Marsekal Pertama TNI / Marsma TNI).

Menurut Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus Pansus UU Pertahanan Negara RI dan UU Polri Di DPR-RI), tradisi dan ketentuan bahwa perwira tinggi yang mendapat promosi ke jenjang dan di lingkungan jenderal, pada dasarnya menghadap dan melapor kepada Presiden RI sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Perihal tradisi dan ketentuan standar ini biasanya berlangsung sebelum perwira TNI dan Polri yang mendapat promosi jenderal dikukuhkan menjadi perwira tinggi dalam status jenderal oleh Panglima TNI dan Kapolri. Dalam konteks dan kerangka ini, terdapat dan terkandung adanya ketentuan hubungan hierarkhis organisasi dan rantai komando keanggotaan secara kenegaraan kepada Presiden RI,"katanya

Selanjutnya menjiwai atau menyelami suasana kebatinan dan semangat kerakyatan Kepni karena Irjen Pol. Immanuel Larosa dilahirkan dan dibesarkan dalam atmosfir kebudayaan Kepni. Irjen Pol. Immanuel Larosa adalah lulusan terbaik sejak mengikuti dan lulus pendidikan formal di SD, SMP, SMA di Kepni.

Immanuel Larosa merupakan lulusan terbaik kelima di Akpol angkatan tahun 1985. Lulus seangkatan dan bersamaan dengan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi RI Komjen Pol. Purn. Syafruddin ; Wakil Kapolri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto ; Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Suhardi Alius ; Kepala BNN-RI Komjen Pol. Heru Winarko ; mantan Kepala Lembaga Pendidikan Mabes Polri Komjen Pol. Purn. Unggung Cahyono ; dan lain-lain.

Kemudian Immanuel Larosa merupakan lulusan terbaik ketiga di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK/STIK) angkatan 29 tahun 1992-1994, dan lulusan Sekolah Staf Dan Pimpinan Menengah Polri (Sespimmen Polri) angkatan 39 tahun 2003, serta lulusan Dikreg KRA Lemhannas RI angkatan 52 tahun 2014-2015. Ketika mengikuti Dikreg KRA Lemhannas RI, Irjen Pol. Immanuel Larosa terpilih dan ditetapkan menjadi Ketua Senat Peserta Dikreg KRA Lemhannas RI angkatan 52 tahun 2014.

Pasca lulus mengikuti Dikreg di Akpol di Semarang, Jateng, dan setelah dilantik menjadi perwira pertama (Ipda Pol) Immanuel Larosa selanjutnya ditugaskan di jajaran wilayah hukum Polda Jawa Timur. Setelah mengikuti Dikreg di PTIK/STIK dia ditugaskan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Lalu Immanuel Larosa ditarik lagi untuk  bertugas di Mabes Polri setelah menyelesaikan Dikreg Sespimmen Polri. Setelah selesai ditugaskan di Mabes Polri. Terus mendapat promosi jabatan menjabat Kapolres Buol Toli-Toli di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.

Kemudian setelah menjabat Kapolres dan mendapat penugasan di Mabes Polri, dipromosikan menjadi Kepala Biro Perencanaan Dan Pengembangan (Karo Renbang), kini nomenklaturnya Karo Rena Polda Gorontalo Immanuel Larosa yang saat itu masih berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) digantikan oleh Kombes Pol. Flora Dakhi (putra kelahiran dan keturunan Kepni juga, dan lulusan Akpol angkatan tahun 1986).

Kemudian IImmanuel Larosa menjadi Karo Rena Polda Sulawesi Tenggara, lalu menjadi Karo Rena Polda Kalimantan Selatan, lalu menjadi Karo Rena Polda Jateng. Setelah menjabat Karo Rena Polda Jateng, beliau mengikuti Dikreg KRA Lemhannas RI. Setelah menyelesaikan Dikreg KRA Lemhannas Immanuel Larosa menjadi Pejabat Struktural di Inspektorat Pengawasan Umum (Itwatsum) Mabes Polri.

Setelah itu dia dipromosikan menjadi Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus merangkap sebagai Ketua Tim Sapu Bersih Pungli Provinsi NTB, kemudian dipromosikan menjadi Wakil Kapolda Maluku Utara. Selanjutnya dipromosikan menjadi salah seorang pejabat struktural di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI dengan pangkat jenderal bintang satu (perwira tinggi Polri). Kini dipromosikan lagi menjadi pejabat struktural setara eselon 1 di Lemhannas RI dengan menyandang pangkat jenderal bintang dua (Inspektur Jenderal / Irjen Pol.).

Ketika Irjen Pol. Immanuel Larosa menjadi  lulusan terbaik kelima di Akpol angkatan tahun 1985, yang menjadi lulusan terbaik lainnya adalah sebagai berikut : (1). Lulusan terbaik pertama sekaligus peraih Adhy Makayasa yaitu Irjen Pol. Purn. Sigit Sudarmanto (mantan Kapolda Sulawesi Tenggara, Kepala Sekolah Staf Dan Pimpinan Tinggi Mabes Polri, dan Wakil Kepala Lembaga Pendidikan Mabes Polri,

(2). Lulusan terbaik kedua yaitu Irjen Pol. Eko Hadi Sutedjo (mantan Kapolda Banten, Gubernur Akpol, Kapolda Sumut, Wakil Kepala Baharkam Mabes Polri, dan Asisten Kapolri Bidang Logistik),

(3). Lulusan Terbaik ketiga yaitu Komjen Pol. Suhardi Halius (mantan Kapolda Jabar, Kepala Bareskrim Mabes Polri, Sekretaris Utama Lemhannas RI, dan kini Kepala Badan Nasional Penanggulan Terorisme / BNPT RI).

(4). Lulusan terbaik keempat yaitu Komjen Pol. Heru Winarko (mantan Kapolda Lampung, Deputi Menko Polhukam RI, Deputi Penindakan KPK- RI, dan kini Kepala BNN-RI),

(5). Lulusan terbaik kelima yaitu Irjen Pol. Immanuel Larosa. Kemudian Immanuel Larosa terpilih sebagai lulusan terbaik ketiga saat lulus di PTIK/STIK, dengan urutan sebagai berikut : (1). Lulusan terbaik pertama yaitu Komjen Pol. Heru Winarko, (2). Lulusan terbaik kedua yaitu Kombes Pol. Bambang WP, (3). Lulusan terbaik ketiga yaitu Irjen Pol. Immanuel Larosa. (rls/Fah).

 

 


Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.