Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Enggan Menjarah, Pemulung Cari Selongsong Gas Air Mata di Mako Brimob

Peristiwa,

Enggan Menjarah, Pemulung Cari Selongsong Gas Air Mata di Mako Brimob

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 01 Sep 2025 10:29
Berita satu.com
Seorang pemulung bernama Dedy (40) berjalan perlahan sambil memunguti selongsong gas air mata yang masih berserakan di tanah di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Meski aroma pedih gas air mata masih menyengat, ia tetap sabar mengumpulkan sisa-sisa amunisi tersebut.

Bagi Dedy, selongsong itu bukan sekadar sampah. Barang bekas tersebut bisa dijual ke pengepul logam dengan harga Rp 12.000 per kilogram dalam kondisi biasa, dan hingga Rp 18.000 per kilogram jika isi tabung sudah dibersihkan.

“Awalnya saya takut diusir, tetapi ternyata anggota Brimob tidak melarang. Bahkan ada yang bilang silakan saja kalau mau ambil. Jadi ya saya kumpulin,” ujar Dedy kepada wartawan.

Sebelum memungut, Dedy sempat memastikan kepada pengepul apakah barang itu bisa diterima. “Saya coba tanya dahulu. Kalau mereka mau beli ya saya terusin. Ternyata diterima, ya saya jual saja,” katanya.

Sejak Sabtu (30/8/2025), Dedy sudah berhasil mengumpulkan belasan kilogram selongsong gas air mata. Hasil penjualannya cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Kemarin saya dapat Rp 200.000, hari ini sudah Rp 120.000. Kalau ditotal lumayan lah buat makan,” jelasnya.

Ia mengaku lebih memilih berburu selongsong dibandingkan ikut menjarah besi dari halte, pagar, atau kendaraan yang rusak akibat kerusuhan. “Ya mending kumpulin beginian, risikonya cuma pedih di mata. Kalau nyolong besi kan bisa masuk penjara,” ujarnya sambil tersenyum pahit.

Sementara itu, kondisi di sekitar Mako Brimob Kwitang mulai berangsur normal. Penjagaan aparat masih ada, tetapi tidak seketat saat kerusuhan berlangsung. Beberapa anggota Brimob hanya mengenakan rompi antipeluru, sementara yang lain berjaga tanpa senjata gas air mata.

Sebagian bahkan tampak berbaur dengan warga yang kembali beraktivitas di taman depan markas.

Di dalam area Mako Brimob, sejumlah kendaraan taktis tetap disiagakan di balik pagar besar sebagai langkah antisipasi. Namun, suasana yang lebih tenang memberi sinyal bahwa kondisi pascakerusuhan perlahan membaik.***(Berita Satu.com)

Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU " Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS " Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.