Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN, Komisi III Angkat Bicara

Peristiwa

Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN, Komisi III Angkat Bicara

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 26 Feb 2026 15:40
(Fotoiniriau.com)
Pekanbaru - Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Niar Erawati mengecam keras insiden pembacokan yang menimpa seorang mahasiswi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau pada Kamis (26/02) pagi.

Ia menyampaikan rasa prihatin sekaligus mengecam tindakan kekerasan tersebut, terutama karena terjadi terhadap perempuan dan di area pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi seluruh civitas akademika.

“Kami sangat menyayangkan sekaligus mengecam keras tindakan kekerasan terhadap perempuan. Lingkungan kampus harusnya menjadi ruang yang aman untuk belajar dan beraktivitas, bukan tempat terjadinya tindak kriminal,” tegas Niar, Kamis (26/02).

Niar meminta aparat penegak hukum segera bertindak cepat dan tegas, untuk menangkap serta memproses pelaku sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Pelaku kekerasan terhadap perempuan harus dimintai pertanggungjawaban pidana secara maksimal, dengan penjatuhan sanksi yang tegas, adil, dan proporsional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Srikandi Demokrat ini menilai, penanganan yang serius penting dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi dan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya mahasiswa.

"Kampus adalah tempat yang aman untuk belajar, bukan tempat lahirnya kekerasan. mahasiswa adalah kaum intelektual harusnya bisa mengelola emosi bukan hanya pintar secara ilmu," kata Niar.

Inisiden pembacokan mahasiswa UIN SUSKA Riau tersebut sontak menghebohkan warga Pekanbaru setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Rekaman itu memicu kekhawatiran publik terkait keamanan di lingkungan pendidikan.

Niar pun mengingatkan seluruh mahasiswa baik berasal dari Kota Pekanbaru maupun daerah lainnya untuk tetap menjaga nama baik kampus dan keluarga, serta menghindari segala bentuk kekerasan.

“Mahasiswa harus menjaga nama baik kampus dan nama orang tua. Jangan sampai tindakan yang melanggar hukum merusak masa depan sendiri dan mencoreng dunia pendidikan,” sebutnya. 
Sumber: (iniriau.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.