Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kesejahteraan Diabaikan, Buruh Pelabuhan Siap Gelar Mogok Nasional

Peristiwa,

Kesejahteraan Diabaikan, Buruh Pelabuhan Siap Gelar Mogok Nasional

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 01 Agu 2026 09:26
JAKARTA - Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia menyatakan kesiapan para buruh pelabuhan di seluruh penjuru Tanah Air untuk melaksanakan aksi mogok nasional. Langkah konstitusional ini disiapkan sebagai bentuk protes apabila tuntutan terkait kesejahteraan pekerja terus diabaikan oleh para pemangku kepentingan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, Subhan Halil menyampaikan bahwa buruh pelabuhan adalah elemen vital yang mengawal kelancaran arus logistik nasional, aktivitas ekspor-impor, serta distribusi barang. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pemenuhan hak-hak dasar mereka masih jauh dari harapan.


"Hingga saat ini masih banyak pekerja pelabuhan yang menghadapi persoalan kesejahteraan, akses pendidikan, peningkatan kompetensi, dan kepastian memperoleh hunian yang layak," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Jumat (31/7/2026).

Dalam tuntutannya, serikat pekerja mendesak adanya peningkatan penghasilan yang berkeadilan, jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, kepastian hubungan kerja, serta perlindungan hak-hak normatif. Selain itu, mereka juga meminta program beasiswa pendidikan dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan keluarga buruh.


Untuk menunjang profesionalisme pekerja dalam menghadapi transformasi industri pelabuhan, organisasi ini mendorong pengadaan pelatihan kerja yang berkelanjutan serta sertifikasi kompetensi K3 yang memenuhi standar nasional maupun internasional.

Tuntutan lainnya menyasar pada pemenuhan kebutuhan papan. Serikat pekerja meminta pemerintah menyediakan lahan untuk pembangunan perumahan buruh pelabuhan, menyalurkan program rumah layak huni yang terjangkau, serta memberikan dukungan pembiayaan bagi pekerja berpenghasilan rendah.

Menyikapi deretan persoalan tersebut, Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia secara resmi meminta presiden beserta jajaran kementerian terkait, di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, untuk segera membuka ruang dialog nasional bersama operator pelabuhan.

"Apabila dalam waktu yang wajar tidak terdapat langkah nyata dan komitmen penyelesaian dari para pemangku kepentingan, maka Pimpinan Pusat akan melakukan konsolidasi nasional dan mempertimbangkan pelaksanaan mogok nasional buruh pelabuhan Indonesia," tegasnya.

Meski ancaman mogok telah digaungkan, pihak serikat menegaskan bahwa aksi tersebut adalah opsi terakhir jika musyawarah menemui jalan buntu. Serikat pekerja turut mengimbau seluruh anggotanya agar senantiasa menjaga solidaritas, disiplin organisasi, dan menempuh jalur perjuangan yang damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/kesejahteraan-diabaikan-buruh-pelabuhan-siap-gelar-mogok-nasional.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki