Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Komisi E DPRD Riau Segera Panggil Semua yang Terlibat Pembangunan Puskesmas Bortrem

Komisi E DPRD Riau Segera Panggil Semua yang Terlibat Pembangunan Puskesmas Bortrem

Laporan : Afriyanto S
Kamis, 01 Feb 2018 20:19
Spiritriau.com
M Adil, Wakil Komisi E DPRD Provinsi Riau dan Puskesmas Bortrem
PEKANBARU-Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang baru diresmikan Wakil Bupati Rokan Hilir, Jamiluddin, di Kecamatan Bagansinembah Raya (26/1) menyita perhatian publik. Pengerjaan proyek puskesmas botrem Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp. 1.919.050,00 belum mencapai hasil yang maksimal.

Bayangkan saja, dari sudut ruang gedung puskesmas tersebut masih terlihat pengerjaannya belum mencapai 100 persen. Ini terlihat dari, lantai yang masih kelihatan retak, Wc duduk dan washtafel tidak merekat dengan  lantai, bahkan septi tank hanya bentuk atasnya saja yang menyerupai Septi Tank, namun kenyataannya, tidak ada lubang layaknya Septi Tank.

Melihat kondisi bangunan seperti ini, Wakil Komisi E Bidang Kesejahteraan dan Kesehatan, M Adil saat ditemui Spiritriau.com diruang kerjanya, Kamis (1/2/2018), menyayangkan pengerjaan bangunan tersebut. 

"Kalau dananya sudah selesai, tetapi pengerjaannya belum selesai. Itu pidana. Itu tidak boleh. Kenapa kok diresmikan, sementara gedungnya belum selesai 100 persen, "tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya mengatakan, dirinya akan melanjutkan permasalahan tersebut. "Kita akan panggil Dinas Kesehatan Rohil, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan juga Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  Provinsi Riau. 

"Tapi saya yakin, BPKAD tidak mau mencairkan uang kalau gedung itu belum seratus persen, "tanggapnya.

Semestinya, proyek pembangunan gedung harus mencapai seratus persen. Namun, Wakil Bupati Rokan Hilir memberanikan untuk meresmikan puskesmas yang masih banyak ruang yang belum selesai.

" Pak wakil bupatinya mungkin, maaf ya, enggak ngerti mungkin tu, ini saya kaget, baru kali ini saya mendengar kejadian yang sangat luar biasa. Belum siap sudah diresmikan. Apapun bentuknya, rumah hebat macam apapun, kalau WC dan bagian lainnya belum siap, itu kacau tu, " ungkapnya.

Beliau menguraikan, Bankeu yang diberikan ke daerah-daerah sebaiknya dipergunakan tepat waktu dan selesai dengan baik, "Berani meminta, mengajukan, berani menyelesaikan. Kalau seperti ini, saya malu nih. Dan untuk kontraktor-kontraktor itu jadi besar kepala. Seharusnya tidak seperti itu. Harus diberikan peringatan, SP satu kah, "tegasnya.

Terakhir, dengan tegas beliau menyampaikan permasalahan tersebut segera ditindak lanjuti, "Saya kecewa, tidak ada sekarang ini yang pencitra-citraan. Yang jelas kita panggil mereka secepatnya yang berkaitan dengan pembangunan puskesmas tersebut, "pungkasnya. (aft)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:14

    Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie

    Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:13

    KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.