Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • MISTERI Kematian Karyawan Perusahaan Kebun Kelapa Sawit yang Ditemukan Jadi Mayat di Dalam Kanal

MISTERI Kematian Karyawan Perusahaan Kebun Kelapa Sawit yang Ditemukan Jadi Mayat di Dalam Kanal

admin
Senin, 27 Apr 2020 16:32
Ilustrasi mayat di kanal.
INDRAGIRI HILIR - PT THIP mendadak heboh setelah sesosok mayat pria di temukan oleh seorang karyawan di dalam Kanal areal PT THIPP, Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Inhil, Minggu (26/4) sekira pukul 17.00 WIB.

Mayat yang akhirnya juga diketahui seorang karyawan PT THIP ini, ditemukan dalam keadaan tertelungkup di dalam KCB (Kanal Cabang Bantu) 48/49-12 Kebun Nagasari PT THIP Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK melalui Kassubag Humas Polres Inhil AKP Warno menjelaskan, identitas mayat yaitu atas namma Giri Mulyo (26), seorang Karyawan PT THIP asal Kabupaten Gunung Suhih Provinsi Lampung.

“Korban saat ini tinggal di Blok H Perumahan Karyawan KPP PT THIP Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil,” ujar AKP Warno melalui keterangan tertulisnya pada Senin (27/4/2020).

Setelah memperoleh laporan penemuan mayat tersebut, dikatakan AKP Warno, Polsek Pelangiran mendatangi TKP bersama dengan tim medis dari UPT Puskesmas Pelangiran.

Setelah sampai di TKP, personil Polsek Pelangiran langsung melaksanakan olah TKP dan melakukan Evakuasi terhadap jenazah atau mayat korban.

“Dari hasil olah TKP dan penyelidikan dilapangan diketahui bahwa korban telah 3 kali tidak kembali ke kediamannya di Perumahan Karyawan KPP PT THIP,” ungkap AKP Warno.

Selanjutnya terhadap Mayat Korban dibawa ke Klinik Central KPP Pulai untuk dilakukan visum oleh tenaga medis dari UPT Puskesmas Pelangiran.

“Untuk penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Pelangiran. Kemudian jenazah Korban dimakamkan di Pemakaman umum karyawan PT THIPP Desa Tanjung Simpang,” jelas AKP Warno.

AKP AKP Warnio membeberkan, barang bukti yang diamankan dari korban antara lain, yaitu, 1 dompet berwarna coklat, 1 SIM B, 1 lembar uang 1 ringgit Malaysia, 1 unit HP merk vivo berwarna ungu, 1 unit power bank, 1 kabel USB merk vivo, 1 pcs celana jeans berwarna coklat, 1 helai baju kaos berwarna abu abu berbintik, 1 helai celana dalam.

Sementara itu, dikisahkan AKP Warno, kronologi penemuan mayat berawal ketika saksi yang merupakan mandor Loading Afdeling 3 Kebun Nagasari PT THIPP tersebut, sedang mengontrol dan mengangkut buah sawit di Blok 48-12 Kebun Nagasari PT THIPP Desa Tanjung Simpang, Minggu (26/4) sekira pukul 14.30 WIB.

Pada saat itu saksi melihat mayat laki-laki dalam keadaan tertelungkup di dalam KCB (Kanal Cabang Bantu) 48/49-12 Kebun Nagasari PT THIPP Desa Tanjung Simpang.

Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Askep Kebun Nagasari PT THIPP yang selanjutnya melaporkan kepada Humas PT THIPP.

“Oleh humas PT THIPP kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pelangiran,” pungkas AKP Warno.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.