Peristiwa
Mahasiswa Papua di Surabaya Tuntut Freeport Ditutup
Senin, 01 Jul 2019 10:16
Seperti data yang dihimpun detikcom, puluhan mahasiswa Papua melakukan aksi dengan membawa beberapa tuntutan. Kemudian dalam aksi tersebut, petugas keamanan menangkap 6 mahasiswa yang dianggap sebagai provokator.
Hingga pukul 09.30 WIB, puluhan mahasiswa Papua masih bertahan di depan asrama. Sang orator berkali-kali meneriakkan 'Papua Merdeka'. Tak hanya itu, mereka juga menuntut agar perusahaan tambang Freeport ditutup.
Kemudian mereka juga meminta enam rekan yang ditahan pihak keamanan segera dibebaskan. Mereka mencoba menunjukkan rasa solidaritas untuk sesama warga Papua.
Akibat aksi tersebut, Jalan Kalasan, Pacar Keling ditutup sementara. Mereka unjuk rasa dengan duduk di jalan dan dijaga ketat petugas polisi dan TNI. Tak hanya itu, mobil water canon juga disiagakan.
Sambu Group Buka Ruang Kolaborasi Bersama PWI Riau
Pekanbaru - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu atau Sambu Group di Kantor PWI Riau, Rabu (29/07/2026). Pertemuan ters
Cari Bukti Baru, Polda Riau Segel Kantor LPSE Rohil
BAGANSIAPIAPI - Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Polda Riau menggeledah dan memasang garis polisi di kantor Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Layanan Pengadaan Secara
Tiga Warisan Budaya Siak Diuji Jadi Cagar Budaya Nasional
PEKANBARU - Tiga objek bersejarah kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak selangkah lagi berpeluang menyandang status bergengsi di tingkat pusat. Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, Balairung Sri (Balai
Pengawasan Publik Bagian Demokrasi', Gibran Tanggapi Kehadiran Menteri Bayangan
JAKARTA - Lemahnya fungsi oposisi di parlemen memicu sejumlah tokoh masyarakat sipil dari kalangan akademisi dan pengamat untuk membentuk Kabinet Bayangan. Inisiatif yang bertujuan memperkuat pengawas
LHP BPK tak Dibagikan, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Walkout
PEKANBARU-Aksi walkout mewarnai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (29/7/2026). Langkah tegas ini diambil Fraksi PDI Perjuangan lant