Kamis, 09 Jul 2026
Peristiwa,
Menkeu Purbaya Berduka, Pegawai Bea Cukai Gugur di Perairan Tanjung Buton
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 09 Jul 2026 08:43
PEKANBARU - Insiden tenggelamnya kapal pompong di perairan Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak menyisakan duka mendalam. Peristiwa nahas yang terjadi saat pelaksanaan tugas negara ini merenggut nyawa pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Aditya Waskita Jauhari.
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa secara langsung menyampaikan belasungkawa atas wafatnya petugas pelaksana pada KPPBC TMP B Pekanbaru tersebut. Ia merasakan kehilangan yang besar atas berpulangnya salah satu abdi negara terbaik di lingkungan kementeriannya.
"Saya, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kementerian Keuangan, menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Aditya Waskita Jauhari pelaksana pada KPPBC TMP B Pekanbaru, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai," ujar Purbaya, Rabu (8/7/2026).
Pengabdian Aditya dinilai sebagai wujud dedikasi nyata seorang aparatur sipil negara yang bertugas menjaga garda terdepan wilayah strategis. Pengorbanannya patut dikenang sebagai bentuk pelayanan tulus kepada bangsa dan negara.
"Almarhum berpulang saat menjalankan tugas negara di perairan kawasan industri Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Saya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan jasa almarhum Aditya Waskita Jauhari," jelasnya.
"Semoga segala khilaf dan dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima, kuburnya dilapangkan, dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan rasa hormat, simpati, dan doa yang tulus. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," tuturnya.
Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang besarnya risiko pengabdian para petugas negara di lapangan. Banyak tugas berat yang harus diselesaikan jauh dari pantauan publik dengan ancaman keselamatan yang nyata.
"Peristiwa ini mengingatkan kita semua bahwa di balik kerja Kementerian Keuangan, ada pengabdian nyata dari para pegawai di seluruh Indonesia. Tidak hanya di kantor pusat, tetapi juga di daerah, kantor pelayanan, pos pengawasan, lapangan, dan di titik-titik terdepan pelayanan negara," terangnya.
"Mereka menghadapi cuaca, jarak, risiko keselamatan, keterbatasan medan, bahkan situasi yang tidak selalu mudah diprediksi. Kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan di manapun bertugas, saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras, dedikasi serta keteguhan saudara-saudara semua dalam menjalankan amanah negara," ungkapnya.
Menyikapi tragedi ini, Purbaya memberikan dorongan semangat kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan agar tetap konsisten menjalankan tugas dengan penuh integritas tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja. Ia menilai setiap keringat yang menetes di lapangan memiliki arti besar bagi keberlangsungan pelayanan negara.
"Saya memahami banyak tugas yang tidak terlihat oleh publik, banyak pengorbanan yang tidak selalu terdengar tetapi semua itu sangat berarti bagi negara ini. Tetaplah kuat, semangat, jaga keselamatan dan jalankan tugas dengan sebaik-baiknya,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/menkeu-purbaya-berduka-pegawai-bea-cukai-gugur-di-perairan-tanjung-buton.html
komentar Pembaca