Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ojol Pekanbaru Serbu Layanan Setrika Uap Jaket dan Cukur Rambut Gratis di Kawasan STC

Berita

Ojol Pekanbaru Serbu Layanan Setrika Uap Jaket dan Cukur Rambut Gratis di Kawasan STC

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 05 Feb 2026 14:17
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU - Siapa bilang polisi cuma jago nilang di jalanan? Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru pada Kamis (5/2/2026).  Bukannya menyiapkan surat tilang, personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau justru sibuk memegang gunting rambut dan alat setrika uap. Lewat program Mobil Make Over Ojol, para pejuang aspal ini disulap menjadi lebih rapi dan ganteng secara cuma-cuma alias gratis.

Kegiatan unik ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 yang sudah memasuki hari keempat. Alih-alih memberikan sanksi, polisi memilih cara yang lebih estetik untuk mengapresiasi para pengemudi ojek online (ojol) yang selama ini sudah tertib berlalu lintas. 

Inisiatif ini pun langsung menjadi pusat perhatian warga dan pengguna jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Namun, layanan glow up ini tidak diberikan kepada sembarang orang. Ada "tiket masuk" khusus yang harus dipenuhi, yakni kepatuhan. Para driver ojol yang ingin mendapatkan layanan potong rambut gratis dan steam jaket harus menunjukkan kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, serta memastikan kendaraan mereka tetap standar. 

Ini adalah cara cerdik kepolisian memberikan reward nyata bagi mereka yang menjadikan keselamatan sebagai prioritas. Fasilitas yang disediakan pun tidak main-main. Selain potong rambut dengan gaya kekinian, ada pula layanan pembersihan jaket menggunakan setrika uap (steam iron). 

Maklum, jaket ojol yang setiap hari terpapar polusi dan debu jalanan tentu butuh perawatan ekstra agar kembali segar saat menjemput penumpang. Dengan jaket yang rapi dan wangi, kepercayaan diri driver pun otomatis meningkat. 

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Mustika Rahmat, menjelaskan langkah ini adalah bentuk pendekatan preemtif dan preventif. Polisi ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat lewat cara yang bermanfaat langsung. 

"Mengedukasi masyarakat tidak harus selalu kaku, tapi bisa lewat aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sehari-hari," ujar Jeki.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Galih Apria menambahkan aspek penampilan dalam industri jasa transportasi sangat penting. Menurutnya, pengemudi yang bersih dan rapi akan memberikan kesan positif bagi penumpang. 

"Jika driver tampil prima, kenyamanan penumpang pun terjaga, yang ujung-ujungnya bisa membuahkan rating bintang lima. Kalau pengemudi rapi dan wangi, penumpang tentu merasa nyaman," tutur Galih.

"Selain penegakan hukum, kami juga melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif. Salah satunya dengan memberikan reward kepada rekan-rekan ojol yang tertib berlalu lintas,” sambung Galih di sela kegiatan.

Salah satu driver yang beruntung, Ardianto Aritonang, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya setelah melihat cermin. Baginya, program ini sangat meringankan kantong karena biaya potong rambut kini bisa dialihkan untuk kebutuhan dapur. 

Ia pun berharap aksi jemput bola seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin karena dampaknya sangat dirasakan langsung oleh komunitas ojol di Pekanbaru.

“Kami dari ojol Pekanbaru sangat senang dengan pelayanan gratis ini. Terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Menurut Ardianto, program tersebut sangat membantu para pengemudi ojol, mengingat biaya potong rambut merupakan salah satu pengeluaran rutin. Selain itu, ia juga mengajak rekan-rekan ojol dan masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau teman-teman ojol dan masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas dan melengkapi dokumen kendaraan,” pungkasnya.

Sambil memamerkan potongan rambut barunya, Ardianto juga mengajak rekan-rekan sesama ojol untuk tidak lagi takut pada polisi dan justru makin semangat untuk tertib di jalan. 

Penutupan hari keempat Operasi Keselamatan Lancang Kuning ini pun menjadi bukti bahwa dengan sedikit kreativitas, pesan tentang keselamatan berkendara bisa tersampaikan dengan cara yang jauh lebih humanis dan menyenangkan.(Mrc)
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.