Peristiwa
Pemenang Cakades Tangun Bangun Purba Didiskualifikasi, Ini Penyebabnya
Laporan: Fahrin Waruwu
Selasa, 13 Des 2016 10:22
ROKANHULU-Berdasarkan gugatan yang dilayangkan Cakades Nomor Urut 1 (Buhori) karena menganggap Pilkades di Desa Tangun Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dimenangkan Haliman Hasibuan tidak sah, di antaranya indikasi politik uang atau money politic dan pengerahan pemilih dari luar Desa Tangun, dan lainnya.
Gugatan Bahori didukung BPD Tangun, dan dilengkapi surat pernyataan tertulis dari 16 warga Tangun di atas materai 6000, yang mengakui menerima uang dari tim dan istri dari calon Kades Haliman, sebelum hari pencoblosan 1 Desember 2016 lalu.
Atas Gugatan itu, Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tangun Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) keluarkan rekomendasi diskualifikasi terhadap calon Kepala Desa (Kades) Tangun nomor urut 2, Haliman.
Rekomendasi diputuskan melalui rapat bersama di tingkat desa di aula kantor Camat Bangun Purba pada Minggu 4 Desember 2016, setelah calon Kades nomor urut 1, Bahori, melayangkan gugatan ke Panitia Pilkades Tangun.
Sesuai hasil perhitungan suara, calon nomor 2 Haliman menang dengan perolehan 591 suara, atau menang tipis 17 suara dari calon nomor urut 1 Bahori yang meraih 574 suara, dengan jumlah pemilih 1.165 orang dari DPT 1.274 pemilih.
Dalam laporan Panitia dan Pengawas Pilkades Tangun Nomor 37/Pilkades/TGN/XII/2016, tanggal 7 Desember, keluar rekomendasi Tim Fasilitasi Kecamatan dan Plt Bupati Rohul Sukiman untuk membatalkan kemenangan calon nomor urut 2, Haliman pada Pilkades Tangun.
Pertimbangannya, berdasarkan kemampuan analisa tentang laporan dan bukti-bukti yang ada, Panitia dan Pengawas Pilkades Tangun mengindikasi telah terjadi pelanggaran di Pilkades Tangun.
Seperti indikasi tentang dugaan money politic oleh calon nomor urut 2, dugaan manipulasi DPT dengan memasukkan warga luar Desa Tangun dalam DPT dan memberikan hak pilih. Kemudian, indikasi pelanggaran tugas dan tanggung jawab oleh sebagian oknum anggota Panitia dan Pengawas Pilkades Tangun.
"Kami harapkan ini ditegakan, sehingga tercipta pemerintahan desa yang bersih, seperti harapan Pak Plt Bupati Rokan Hulu (Sukiman). Hal ini juga untuk menciptakan pembangunan yang lebih maju lagi," harap Bahori, calon Kades Tangun nomor urut 1, Senin (12/12/16).
Camat Bangun Purba, Suharman, mengatakan pihak kecamatan hanya memfasilitasi saja. Sedangkan keputusan diskualifikasi atau tidaknya calon Kades Haliman, ditentukan oleh Plt Bupati Rohul H. Sukiman.
Diakuinya, rekomendasi dari Panitia Pilkades Tangun baru akan diserahkan ke Panitia Daerah dan Plt Bupati Rohul pada Selasa (13/12/16) besok.
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pilkades Tangun, H. M. Darman Nasution, mengatakan rekomendasi dikeluarkan panitia sudah sesuai proses.
Rekomendasi dikeluarkan panitia pada rapat bersama pada 4 Desember 2016. Beberapa pihak menyetujui calon Kades nomor urut 2 direkomendasikan di diskualifikasi. (fah)
Peristiwa
Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait
ANAMBAS â€" Di balik tenangnya pesisir Desa Mengkait, tersimpan kisah sederhana tentang semangat bertahan hidup. Desa yang hanya bisa dijangkau menggunakan speed boat atau pompong dari pusat Kabupaten
Komisi II DPR RI Desak BPN Benahi Sistem Layanan Pertanahan
JAKARTA â€" Komisi II DPR RI mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera membenahi tata kelola pelayanan pertanahan di Indonesia. Langkah ini diambil menyusu
Prabowo Cerita Jejak Sejarah Indonesia-India di Depan PM Modi
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bercerita hubungan antara Indonesia dan India telah terjalin selama ratusan tahun melalui sejarah, peradaban, dan budaya.Hal tersebut disampaikan Prabowo saat mengh
Wali Kota Bima NTB Bantah Lantik Istri dan Ipar Jadi Pejabat
Mataram - Usai ramai jadi pembicaraan, Wali Kota Bima A Rahman H Abidin akhirnya buka suara. Dirinya membantah telah melantik istri dan iparnya menjadi pejabat. Rahman mengklaim pelantikan istrinya te
Ketua DPW PSI Kalsel Minta Kaesang Lantik Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah serta pelantikan ketua DPW PSI dan DPD PSI se-kalimantan Selatan Selasa 7 Juli 2026. Acara ini turut dihadiri Ketua Umum DPP PSI K