Selasa, 07 Jul 2026
Penjelasan BMKG Soal Fenomena Awan Hitam Menyerupai Tsunami di Aceh
admin
Selasa, 11 Agu 2020 14:17
Warga Meulaboh Aceh dibuat heboh dengan kemunculan awan hitam memanjang yang terlihat bak ombak tsunami. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengatakan fenomena ini disebut dengan awan arcus.
"Secara ilmiah dalam dunia Meteorologi, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus. Di mana fitur awan Arcus dapat ditemukan di antara jenis awan Cumulonimbus dan Cumulus," kata Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, kepada wartawan. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (11/8).
Edison mengatakan, awan arcus merupakan awan yang lazim terjadi meskipun frekuensi kejadiannya jarang. Memiliki tinggi dasar awan yang rendah, serta formasi pembentukannya horizontal memanjang seolah-olah seperti gelombang.
Fenomena awan arcus terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer di sepanjang pertemuan massa udara yang lebih dingin dengan massa udara yang lebih hangat serta lembap. Sehingga membentuk tipe awan yang memiliki pola pembentukan horizontal memanjang.
"Kondisi tersebut dapat terjadi, salah satunya karena adanya fenomena angin laut dalam skala yang luas mendorong massa udara ke arah daratan," katanya.
Edison menyebutkan, fenomena awan arcus ini dapat menimbulkan angin kencang dan hujan lebat disertai kilat atau petir di sekitar pertumbuhan awan.
Kemunculan awan ini murni merupakan fenomena pembentukan awan yang terjadi akibat adanya kondisi dinamika atmosfer. Dia menegaskan, fenomena awan Arcus tidak ada kaitannya dengan potensi gempa atau tsunami maupun hal-hal mistis.
"Untuk itu masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi kondisi cuaca buruk dan dapat selalu mengupdate informasi cuaca dari BMKG," katanya.
Sumber: merdeka.com
komentar Pembaca