win
Beberapa Ketua Pokmas Menunjukan Beberapa Bukti Administrasi Tahapan Sebagai Pelaksana Program RLH Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis Tahun 2018,(29/6).
Pinggir - Sejumlah Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari beberapa Desa dan Kelurahan di wilayah Kecamatan Pinggir yang terpilih sebagai pelaksana program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Kabupaten Bengkalis untuk Tahun Anggaran 2018 di desa/kelurahaannya masing-masing, sampaikan sikap kekecewaan terhadap pihak Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bengkalis.
"Pasalnya Pokmas yang sudah terbentuk, ternyata dibatalkan sebagai pelaksana program pembanguanan RLH Tahun Anggaran 2018 di desa/kelurahan masing-masing oleh pihak Perkimtan Kabupaten Bengkalis tanpa ada pemberitahunan atau sosialisasi yang resmi sebelumnya".
Keterangan tersebut langsung disampaikan oleh beberapa Ketua Pokmas RLH dari beberapa desa/kelurahaan di Kecamatan Pinggir, saat di temui Spiritriau.com, (29/6).
Diantaranya yakni, Abdullah sebagai Ketua Pokmas Desa Pinggir, Samianto sebagai Ketua Pokmas Kelurahan Balai Raja, Hamzah sebagai Ketua Pokmas Desa Semunai, Agus sebagai Ketua Pokmas Desa Balai Pungut, dan Rajudin Sitio sebagai Ketua Pokmas Desa Tengganau.
Sementara untuk Desa Pangkalan Libut, Kelurahan Titian Antui, dan Desa Buluh Apo, informasinya tidak ada memperoleh bantuan pembangunan RLH di Tahun Anggaran 2018.
Abdullah, Ketua Pokmas RLH Desa Pinggir Kecamatan Pinggir pada kesempatan tersebut juga menyampaikan kepada Spiritriau.com bahwa Pokmas yang sudah terbentuk tersebut sudah melaksanakan berbagai tahapan persiapan terkait pelaksanaan program pembangunan RLH Kabupaten Bengkalis Tahun 2018.
"Adapun beberapa administrasi yang sudah kita lengkapi diantaranya seperti penanda-tanganan kontrak, membuat pernyataan kesanggupan bekerja, dokumen kwitansi untuk harga kegiatan sudah kita tanda-tangani, sudah membuka rekening Bank Riau, sudah membuat stempel Pokmas, dan bahkan dilengkapi dengan materai, "terang Abdulah dan dibenarkan oleh para Ketua Pokmas saat itu.
Sementara Samianto selaku Ketua Pokmas Kelurahan Balai Raja juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak Pekimtan Kabupaten Bengkalis.
"Jelasnya selaku Pokmas kami kecewa pemutusan sepihak oleh pihak Dinas Perkim. Bahkan kami sudah menginformasikannya ke pihak Kecamatan Pinggir, yakni langsung ke Pak Camat Toharuddin. Namun sia-sia, terkesan pihak Kecamatan Pinggir cuek dan mengabaikan kami, "terang Samianto kemudian.
"Kita malu sama warga. Bahkan ada sebahagian rumah warga yang sudah di bongkar. Ya...mengingat karena akan mendapat bantuan RLH. Namun sampai dengan saat ini pembangunannya tersebut belum terjadi. Bahkan salah satu rekan Ketua Pokmas lainnya juga sudah menginformasikan hal ini secara lisan ke salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, namun tidak ada solusinya juga".
"Jelasnya selaku salah satu Ketua Pokmas, kami sangat berharap agar pihak Perkimtan Kabupaten Bengkalis dapat menjelaskannya kepada kami. Dan kepada pihak pemerintahan desa/kelurahaan, kiranya mau menfasilitasi untuk mensosialisasikan kepada seluruh warga desa/kelurahaan. Karena hampir setiap harinya kami mendapat pertanyaan dari warga. Ini beban moril yang amat sangat, belum lagi materi yang sudah kami keluarkan untuk pengurusan ini sebelumnya, "papar Abdullah kemudian.
Sementara terkait persoalan program pembangunan RLH Tahun 2018 tersebut, awak media Spiritriau.com belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis, bahkan sampai dengan berita ini diterbitkan.
-win-
Peristiwa