Rabu, 29 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Polri Sebut Pengaruh Jamaah Islamiyah Paling Kuat di Jawa Barat

Peristiwa

Polri Sebut Pengaruh Jamaah Islamiyah Paling Kuat di Jawa Barat

Selasa, 16 Jul 2019 15:04
Detik.com
Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
JAKARTA - Polri menyebut pengaruh kelompok terduga teroris Jamaah Islamiyah (JI) pimpinan Para Wijayanto paling kuat di Jawa Barat (Jabar). Polisi mengatakan pengaruh JI signifikan di Jabar.

"Untuk sementara ini memang paling kuat di Jawa Barat ya, pengaruhnya signifikan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Setelah Jawa Barat, paham JI juga tersebar luas di Jawa Tengah dan sebagian wilayah Jawa Timur. Tak hanya di Pulau Jawa, Dedi mengatakan JI juga menyebarkan pengaruhnya di Pulau Sumatera.

"Lalu ada di Kalimantan tapi tidak banyak. Lalu di Sulawesi juga tidak banyak dan mereka bisa menembus hingga ke Papua Barat," ujar Dedi.

Dedi menerangkan pola pendekatan yang khas, yang selama ini dilakukan JI adalah masuk ke kegiatan peribadatan, salah satunya pengajian. Mereka menyebarkan kepada orang-orang sekitar bahwa paham mereka paling benar.

"Pola pendekatan khas itu dipakai sama dia (JI) dalam rangka menyebarkan paham dia, karena dia menilai pahamnya paling benar," ucap Dedi.

"Mereka merekrut bukan secara kuantitas tetapi secara kualitas jauh lebih dibutuhkan mereka," lanjut dia.

Terakhir, Dedi menambahkan JI memiliki portal berita sendiri untuk menyebarkan propaganda mereka, meski tak terdaftar di Dewan Pers.

Sebelumnya, para Wijayanto bersama istri ditangkap di Hotel Adaya, Jalan Kranggan, Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (29/6), pukul 06.12 WIB. Polisi menyebut Para Wijayanto sebagai amir atau pimpinan JI.

Dedi mengatakan, Para Wijayanto, pada 2000-an, merupakan orang kepercayaan di JI kala itu. Dia memiliki kemampuan intelijen dan anggotanya mampu merakit bom bahkan mengoperasikan roket.

Para Wijayanto memiliki usaha perkebunan untuk menunjang kegiatan JI. Polri mengatakan orang-orang kepercayaannya diberi gaji Rp 10-15 juta per bulan.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Jul 2026 16:53

    Cari Bukti Baru, Polda Riau Segel Kantor LPSE Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Polda Riau menggeledah dan memasang garis polisi di kantor Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Layanan Pengadaan Secara

  • Rabu, 29 Jul 2026 16:25

    Tiga Warisan Budaya Siak Diuji Jadi Cagar Budaya Nasional

    PEKANBARU - Tiga objek bersejarah kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak selangkah lagi berpeluang menyandang status bergengsi di tingkat pusat. Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, Balairung Sri (Balai

  • Rabu, 29 Jul 2026 16:23

    Pengawasan Publik Bagian Demokrasi', Gibran Tanggapi Kehadiran Menteri Bayangan

    JAKARTA - Lemahnya fungsi oposisi di parlemen memicu sejumlah tokoh masyarakat sipil dari kalangan akademisi dan pengamat untuk membentuk Kabinet Bayangan. Inisiatif yang bertujuan memperkuat pengawas

  • Rabu, 29 Jul 2026 16:19

    LHP BPK tak Dibagikan, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Walkout

    PEKANBARU-Aksi walkout mewarnai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (29/7/2026). Langkah tegas ini diambil Fraksi PDI Perjuangan lant

  • Rabu, 29 Jul 2026 16:11

    Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN Jadi Pamong Praja Muda

    JAKARTA â€" Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Upacara pelantikan digelar di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki