Peristiwa
Prestasi-Prestasi Gemilang BJ Habibie Hingga Diakui Dunia
Rabu, 11 Sep 2019 19:40
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Salah satu tokoh berpengaruh Indonesia, Baharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto sekitar pukul 18.05 WIB. Habibie meninggal akibat sakit yang dideritanya.
Semasa hidupnya, Habibie merupakan tokoh yang penuh dengan prestasi. Bahkan prestasinya mendunia. Berikut ulasannya:
Raih Gelar Doktor di Jerman

BJ Habibie merupakan orang yang sangat jenius. Sejak di bangku sekolah, Habibie mendapat prestasi di bidang eksata. Habibie sempat menerima beasiswa kuliah di Aachen, Jerman.
Saat kuliah di Jerman, Habibie salah satu mahasiswa berprestasi. Pada tahun 1960, ia meraih gelar diploma dengan predikat cumlaude. Lima tahun berselang tepatnya pada 1965, Habibie menyabet gelar doktor dengan predikat summa cumlaude. Rata-rata nilainya 10 alias sempurna. Sungguh pencapaian yang tak semua orang bisa meraihnya.
Penemu Teori Kedirgantaraan

Kecerdasan BJ Habibie sangat luar biasa. Habibie melahirkan penemuan penting dalam dunia dirgantara. Saat menjadi engineer di Jerman, ia menggali fenomena keretakan pada konstruksi pesawat.
Habibie mempelajari hal tersebut dan akhirnya mencetuskan teori untuk menghitung keretakan hingga pada tingkatan atom material konstruksi pesawat. Rumus yang dinamai Faktor Habibie ini diakui oleh dunia penerbangan. Rumus itu kemudian dipakai oleh berbagai perusahaan maskapai di dunia.
Raih Banyak Penghargaan Internasional

Sejumlah penghargaan diraih BJ Habibie di bidang dirgantara baik dalam maupun luar negeri. Di luar negeri Habibie mendapat penghargaan Edward Warner Award dan Award von Karman atas keberhasilannya merumuskan Faktor Habibie. Penghargaan tersebut setara dengan hadiah Nobel.
Tak ketinggalan, Pemerintah Jerman juga memberi apresiasi berupa dua penghargaan yakni Das Grosse Verdientkreuz dan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband.
Sementara di dalam negeri, presiden RI ke-3 itu memperoleh penghargaan tertinggi yaitu Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana dari ITB.
Dapat Jabatan Tinggi di Jerman

Semasa hidup, BJ Habibie pernah menetap di Jerman. Ia sempat bekerja di Firma Talbot yang merupakan perusahaan kereta api. Pada perusahaan tersebut Habibie mendesain kereta untuk mengangkut barang dalam jumlah besar. Rancangannya dituntaskan menggunakan teknologi konstruksi sayap pesawat.
Kariernya berlanjut setelah meraih gelar doktor. Habibie mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bolkow-Blohm (MBB). Di perusahaan tersebut, Habibie pernah menduduki dua jabatan sekaligus, yakni Direktur Teknologi dan Vice President MBB.
sumber : merdeka.com
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani