Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ribuan Karyawan PTPN V dan Masyarakat Kabun Rohul Siaga

Ribuan Karyawan PTPN V dan Masyarakat Kabun Rohul Siaga

Laporan : Fahrin Waruwu
Rabu, 31 Jan 2018 20:52
Fahrin Waruwu
Aksi siaga seribuan karyawan PTPN V, pasca keluarnya surat pemberitahauan eksekusi dari Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang, tertanggal Senin 29 Januari 2018
ROKANHULU - Ribuan karyawan PT. Perkebunan Nusantara (PN) V dan masyarakat Kecamatan Kabun bersiaga di kantor Kebun PTPN V Sei Batu Langka guna mengantisipasi terjadinya eksekusi pada lahan milik PTPN V SBL dan kebun KKPA (Kredit Koperasi Primer untuk Anggota) milik Koperasi Unit Desa (KUD) Bumi Asih Kecamatan Kabun.

Aksi siaga ini dilakukan pasca keluarnya surat pemberitahauan eksekusi dari Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang, tertanggal Senin 29 Januari 2018, dan ditunda pada hari Rabu 31 Januari 2018 pelaksanaan eksekusi juga ditunda.

Sesuai surat yang dilayangkan oleh PN Bangkinag, Nomor W4.U7/278/HK02/1/2018 opjek sengketa lahan yang akan dieksekusi 2.823,52 Hektar, terletak di desa Sei Agung Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, jelas bertolak belakan dengan lokasi kebun PTPN V Sei Batu Langkah, ungkap Asum Kebun SBL Muhammad Yusdihadi menjawab, Rabu (31/1/2018) dikantornya.

Dari 2.823,52 Hektar lahan yang akan dieksekusi, 300 Hektar adalah lahan KKPA milik KUD Bumi Asih masyarakat desa Kabun, dan 2500 hektar adalah kebun milik negara.

Dengan tegas Asum menjelaskan lagi, Kebun PTPN V Sei Batu Langkah berada dalam tritorial administrasi pemerintahan desa Kabun, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau. Hal ini dapat dibuktikan dari administrasi kependudukan, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang dimiliki seluruh karyawan PTPN V SBL berada dalam administrasi Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu.

Karenanya sudah 3 hari, seribuan karyawan PTPN V  berkumpul di Kebun PTPN V SBL guna menghadang jika sewaktu-waktu aksi eksekusi akan dilaksanakan oleh PN Bangkinang. "Kita akan memperjuangkan kebun PTPN V SBL sampai titik darah penghabisan, karena kita sama-sama mencari napkah di kebun Perusahaan milik negara, kita terpanggil untuk ikut memperjuangkan kebun perseoro ini", ungkap salah seorang karyawan dari PTPN V Sei Galoh.

Lanjut Asum Yusdi, dengan keluarnya perintah eksekusi dari PN Bangkinang jelas mencederai dan mencabik-cabik ribuan perasaan karyawan dan ninik mama datuk-datuk yang ada di Kecamatan Kabun.

"Kita berharap kepeda negara untuk ikut andil memperjuangkan dan menyelesaikan permasalahan ini, karena perkebunan kelapa sawit ini juga adalah kebun milik negara," harap Yusdi.

Pantauan saat di lokasi kebun SBL, seribuan karyawan PTPN V dari berbagai kebun yang ada di Provinsi Riau, berkumpul bersiaga dengan mempersenjatai pentungan bambu dan mengenakan pita merah putih bersiaga dan siap tempur.

Dalam kesempatan yang sama, 8 Datuk dan ninik mama di desa Kabun berkumpul bersama masyarakat Kabun di Kantor KKPA Bumi Asih untuk turut ikut menghadang, jika hari ini akan dilakukan eksekusi lahan.

"Kita akan perjuangkan lahan adat yang kita KKPA-kan dengan PTPN V, niat kita dari awal menyerahkan lahan adat ini adalah untuk meningkatkan tarap hidup anak kepanakan kita, ukan untuk dirampas segelintir LSM yang ditunggangi pengusaha,"pungkasnya. (fah). 
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.