Rabu, 22 Jul 2026
TNI, Polri Dan Upika Masyarakat Tambusai Utara Laksanakan Simulasi Karhutla
Laporan : Fahrin Waruwu
admin
Kamis, 27 Feb 2020 14:17
fahrin
ROKAN HULU - Untuk mengantisipasi dampak yang akan berpengaruh besar terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, penting dilakukan kesiapan dan kewaspadaan masyarakat.
Sehingga terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan itu, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan kesisiagaan masyarakat sekitar hutan dalam penanggulangan kebakaran hutan, serta bagaimana menangani korban apabila terjadi kebakaran.
Buktinya, Kamis (27/02/2020) TNI/POLRI Bersama dengan Upika seluruh Kades dan masyarakat peduli api se-Tambusai Utara gelar simulasi penanganan Karhutlla di wilayahnya.
Simulasi di Halaman Kantor Kecamatan Tambusai Utara tersebut juga melibatkan Pihak perusahaan Perkebunan yang ada diwilayah itu, sekalian diadakan sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Disampaikan, Danramil 11/Tambusai Kapten Inf Fadhil melalui Babinsa Serda E.Simbolon mengatakan apabila tidak ada Karhutla, sehingga lingkungan sehat dan hutan sangat mempunyai manfaat yang terus dilestarikan.
"Kalau tidak ada terjadi Karhutla pencemaran, maka yang akan menikmati kehidupan yang nyaman dan sehat adalah Masyarakat. Sedangkan apabila lingkungan rusak, hutan hancur maka maka kita sendiri pulalah yang akan menderita.
“Oleh karena itu, mari kita menjaga kelestarian hutan dan lahan di lingkungan sekitar kita, untuk menjaga tidak terjadi Karhutla adalah menjadi tugas kita bersama, termasuk menjaga dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Babinsa juga menghimbau melalui Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Hutan ini, diharapkan seluruh unsur yang hadir, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat agar secara bersama-sama dapat bekerja lebih keras, cerdas, dan tuntas untuk dapat melakukan kegiatan antisipasi Karhutla tidak ada
Ia mengajak untuk mensosialisasikan seruan, larangan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan,
“Upaya-upaya lain yang produktif yang dapat mengurangi dan mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tambusai Utara juga harus ditingkatkan,” pesannya
Sementara itu, Camat Tambusai Utara Maatur juga mengajak seluruh jajaran instansi pemerintah, swasta, dan segenap masyarakat untuk lebih peduli kepada hutan dan lahan dilingkungannya.
Camat Mastur mengajak masyarakat lebih peka terhadap gejala perubahan alam, termasuk kesiapan menghadapi kemarau yang panjang ini kedepan dan akibat yang ditimbulkan dari kemarau panjang tersebut seperti hutan dan lahan jadi rawan terbakar.
“Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak baik unsur pemerintah, swasta, masyarakat, ormas maupun Lembaga Swadaya Masyarakat,“tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tambusai Utara AKP Nurman, SH, MH mengharapkan pentingnya keterlibatan masyarakat secara menyeluruh termasuk lembaga, kelompok yang telah dibina oleh para pihak pemangku kepentingan untuk selalu melaksanakan patroli dan mengatisipasi tidak terjadinya Karhutla dan bila ada kebakaran harus bersama melakukan
Pemadaman apinya.
“Melalui dinas terkait dan Masyarakat Peduli Api,serta peran seluruh masyarakat dan pihak terkait kiranya dapat menjadi ujung tombak dalam pencegahan penaggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya,” imbau Kapolsek Tambusai Utara.
Adapun peserta pada kegiatan tersebut berjumlah sekitar 150 orang yang terdiri dari unsur TNI, POLRI, Lembaga Masyarakat Desa se Kecamatan Tambusai Utara, Masyarakat Peduli Api (MPA),Tim Damkar dari Perusahaan yang ada diseputaran Kecamatan Tambusai Utara, serta unsur Muspika dan seluruh Kepala Desa serta masyarakat desa setempat. (Fah)
komentar Pembaca