Selasa, 04 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Todong Penumpang Angkot, 3 Pemuda Dihakimi Massa di Johar Baru

Peristiwa

Todong Penumpang Angkot, 3 Pemuda Dihakimi Massa di Johar Baru

Kamis, 21 Mar 2019 11:35
Istimewa
JAKARTA - Aksi penodongan yang dilakukan tiga pemuda terhadap penumpang Angkot di Jakarta Pusat, berakhir gagal. Ketiga pelaku menjadi bulan-bulanan warga di Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Tiga pelaku sudah diamankan di Polsek Johar Baru," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan saat dihubungi detikcom, Kamis (21/3/2019).

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (16/3) malam. Saat itu, 4 korban yakni Firmansyah (18), Safari (17), Abdul (17) dan Roky (17) naik Angkot M.12 (jurusan Senen-Kota), pulang dari Kota Tua dan hendak ke Senen, Jakarta Pusat.

"Empat korban ini berteman, kelihatannya bukan orang Jakarta kalau dari logatnya, kelihatannya mereka baru datang ke Jakarta," jelas Kapolsek Johar Baru Kompol Endy Mahandika.

Keempat korban menaiki Angkot yang sedang ngetem dan di dalamnya ada dua pelaku. Sekitar radius 500 meter setelah Angkot melaju, satu pelaku lainnya naik.

"Kemudian, pada saat korban mau turun di daerah Poncol, tetapi dilarang oleh tersangka, sehingga mereka tidak jadi turun," sambungnya.

Sementara Angkot terus melaju ke Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru dan para pelaku memaksa korban untuk turun sambil menarik jaket. Pada saat itu, para pelaku mengambil ponsel dan uang para korban.

"Kemudian korban ini teriak, lalu didengar warga dan akhirnya warga mengejar mereka," tuturnya.

Para pelaku kemudian lari ke perkampungan hingga menaiki genteng atap rumah warga. Polisi yang melakukan patroli mengetahui adanya keributan tersebut, langsung mengamankan pelaku.

"Jadi warga memang sudah mengejar para pelaku ini. Terutama satu pelaku yang memang dia sudah sering main itu sudah sering jadi bulan-bulanan warga," imbuhnya.

Ketiga pelaku kemudian diamankan di Polsek Johar Baru. Ketiganya yakni Nico, M Harun Poleni dan Ari Rafael.

"Mereka ini baru saling kenal, dua pelaku yang berteman diajak oleh satu pelaku yang memang dia sudah pemain. Diajak 'mau main nggak', akhirnya ya mereka menodong bareng," tandasnya.



Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 14:05

    Prabowo Beberkan Kesepakatan Baru dengan Thailand Usai Selamatkan Hampir 1.000 WNI

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand yang memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia (WNI) korban penipuan daring. Pujian itu diutarakan usai pertemuan bila

  • Selasa, 04 Agu 2026 13:41

    Bahlil Tegaskan Golkar Setia Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Tanpa Batas Waktu

    Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen partainya. Golkar akan mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penegasan ini d

  • Selasa, 04 Agu 2026 13:32

    Dituduh Curi Tabung Gas, Pria di Kuansing Balas dengan Parang, Korban Bersimbah Darah

    KUANSING-Cekcok soal tuduhan pencurian tabung gas berujung brutal di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.Seorang pria berinisial P (24) diduga menganiaya DK (28) menggunakan senjata tajam hing

  • Selasa, 04 Agu 2026 13:29

    Kebijakan Tarif BBM Menyesuaikan Pasar, Subsidi Pertalite Tetap Dipertahankan

    JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa penurunan banderol bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi merupakan dampak langsung dari dinamika harga mi

  • Selasa, 04 Agu 2026 13:27

    Mereda Ketegangan AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 7 Persen

    JAKARTA-Harga minyak dunia mengalami koreksi cukup tajam hingga menyentuh level terendah dalam tiga pekan terakhir. Penurunan ini secara langsung dipicu oleh keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Do

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki