Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Upah Kurir Tak Sebanding Risiko Puluhan Ribu Pil Ekstasi Gagal Beredar di Riau

Peristiwa

Upah Kurir Tak Sebanding Risiko Puluhan Ribu Pil Ekstasi Gagal Beredar di Riau

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 03 Mar 2026 10:33
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU-Jerat iming-iming uang cepat kembali memakan korban di tingkat bawah sindikat peredaran gelap narkotika. Dua pria, Syaiful alias Ipul dan Benny Saputra, nekat mempertaruhkan masa depan mereka demi upah pengiriman 30 ribu butir pil ekstasi dari Pekanbaru dengan tujuan Palembang.

Perjalanan darat menggunakan mobil Daihatsu Terios berwarna hitam tersebut terhenti secara dramatis di wilayah Kabupaten Pelalawan, Minggu (1/3/2026).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa timnya telah mengendus pergerakan pengiriman barang haram dengan skala masif ini.

"Berdasarkan informasi jumlahnya besar melalui jalur darat," ungkap Eko, Senin (2/3/2026).

Untuk menghentikan laju kendaraan tanpa memicu aksi kejar-kejaran yang membahayakan warga sipil, aparat menggunakan taktik rekayasa lalu lintas. Tim yang membuntuti target berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk menutup jalan dengan dalih menggelar razia.

Kemacetan panjang yang tercipta pukul 15.00 WIB berhasil menjebak kendaraan pelaku. Dari hasil penggeledahan di dalam kabin, petugas menemukan sebuah tas hitam berisi tiga bungkus plastik yang memuat 30 ribu butir ekstasi. Taksiran nilai barang perusak generasi tersebut sangat fantastis, mencapai Rp 30 miliar.

Dalam jaringan ini, Ipul bertugas sebagai pengantar dan Benny mengemudikan kendaraan. Ketimpangan antara nilai kargo dan upah yang diterima kurir sangat mencolok. Ipul mengaku tergiur tawaran uang Rp 25 juta dari seseorang bernama Robi, di mana ini merupakan kali kedua ia menerima perintah serupa. Ironisnya, kedua pria tersebut baru mengantongi uang jalan sebesar Rp 6 juta sebelum akhirnya tertangkap.

Sementara dua kurir ini harus bersiap menghadapi proses hukum yang berat, para aktor intelektual yang meraup keuntungan terbesar dari bisnis mematikan ini masih menghirup udara bebas. Petugas kini tengah memburu Robi selaku koordinator kurir di lapangan, serta pria bernama Indra yang berperan sebagai penyedia barang dan telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang.
Sumber: GoRiau.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.