Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN Jawab Saran PPP Bertemu Jokowi Bicara soal Hukum: Sudah Saat Debat

Politik

BPN Jawab Saran PPP Bertemu Jokowi Bicara soal Hukum: Sudah Saat Debat

Senin, 03 Jun 2019 09:37
Detik.com
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP, Arsul Sani menyarankan cawapres Sandiaga Uno bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika merasakan ada ketidakadilan hukum di negeri ini. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga mengatakan sang capres telah membicarakan hal itu kepada Jokowi saat debat Pilpres 2019.

"Pak Arsul waktu debat presiden mungkin ketiduran, Pak Prabowo di debat pertama telah katakan langsung (hukum tumpul). Kemudian Pak Jokowi mengatakan, 'silakan laporkan saja,' ingat," ucap juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, saat dihubungi detikcom, Minggu (2/6/2019).

Kenyataannya, kata Andre, saat ini ketidakadilan proses hukum memang sangat terasa. Ia mencontohkan berbagai laporan yang disampaikan BPN Prabowo-Sandi, tapi tidak pernah diproses.

"Terindikasi, hampir semua jalan di tempat. Saya tidak tahu detailnya, tapi terindikasi jalan ditempat," kata politikus Gerindra itu.

Andre pun membandingkan kasus-kasus yang dilaporkan kubu Prabowo-Sandiaga dengan kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia menyinggung soal kasus pria yang menyerukan memenggal kepala Jokowi.

"Immanuel Ebenezer tuh, Relawan Jokowi Mania. Melaporkan orang (viral) yang mau potong kepala Pak Jokowi, langsung ditangkap, Si HS itu," ujar Andre.

Sebelumnya, Sandiaga meminta proses penegakan hukum tak hanya tajam ke pihak oposisi. Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP, Arsul Sani menyarankan Sandiaga tak hanya berkoar-koar di media tapi menyampaikan harapannya ke pihak terkait.

Arsul bahkan menyarankan Prabowo-Sandi juga menyampaikan kegundahannya kepada Presiden Jokowi. Ia mengatakan hal tersebut bisa disampaikan jika Prabowo-Sandi mau bertemu dengan Jokowi, seperti yang telah lama diharapkan sang petahana.

"Pak Prabowo dan Pak Sandi bisa menyampaikan langsung kepada Pak Jokowi sebagai Kepala pemerintahan untuk minta perhatian. Dan di sini lah salah satu urgensi mengapa bertemu dengan Pak Jokowi itu menjadi perlu. Apalagi kalau Pak Jokowinya kan membuka pintu pertemuan," kata Arsul, Jumat (31/5).



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor