Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN Prabowo: Kalau Pemimpin Bekerja Buat Rakyat Tak Harap Tepuk Tangan

Politik

BPN Prabowo: Kalau Pemimpin Bekerja Buat Rakyat Tak Harap Tepuk Tangan

Selasa, 26 Mar 2019 10:25
Detik.com
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut seorang pemimpin yang bekerja untuk rakyat tidak akan mengharapkan tepuk tangan. Hal tersebut disampaikan BPN untuk menanggapi soal sasaran tepuk tangan yang meriah saat peresmian MRT.

"Kalau pemimpin bekerja untuk rakyat dan bangsa tidak perlu dan tidak mengharapkan tepuk tangan atas segala kerja yang menjadi tugas dan amanah kita," kata juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mudjahid, saat dimintai tanggapan, Selasa (26/3/2019).

Sodik menilai para pekerja MRT layak mendapat apresiasi karena bekerja tak pernah berhenti. Apalagi, sambung dia, para pekerja juga dikejar target agar pembangunan segera rampung.

"Kaum pekerja yang dipaksa memenuhi jadwal, dan bekerja dalam keadaan tanpa pengamatan dan perhatian masyarakat lebih layak untuk mendapat tepuk tangan," imbuhnya.

Sementara itu, juru debat BPN Prabowo-Sandi, Suhud Alynuddin menilai 'surat cinta' Anies Baswedan yang diunggah di media sosial pada saat peresmian MRT Jakarta sudah tepat. Ia menilai sikap tersebut membuktikan bahwa Anies merupakan seorang pemimpin.

"Apa yang ditulis oleh Pak Anies Baswedan sangat mengharukan dan merupakan contoh seorang pemimpin yang baik. Surat Pak Anies juga menunjukkan kelasnya yang jauh lebih matang dan layak sebagai pemimpin," kata Suhud.

Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Daniel Johan sebelumnya meyakini masyarakat pasti berterima kasih kepada Presiden Jokowi karena saat yang bersangkutan menjabat Gubernur DKI Jakarta, eksekusi MRT dilaksanakan. Daniel menegaskan proses pembangunan MRT hingga rampung fase I terjadi di era Jokowi.

Namun Suhud menilai sebaliknya. Dia menganggap TKN tak layak mengklaim MRT sebagai prestasi Jokowi. Sebab menurut Suhud, ada andil pemimpin terdahulunya yang mengkaji proyek MRT.

"Sebaliknya, sangat tidak layak Pak Jokowi mengklaim MRT sebagai prestasi politiknya, MRT adalah proyek jangka panjang dan dimulai masa BJ Habibie menjadi Menristek. Proyek itu juga sudah dirintis Sutiyoso dan pembangunannya dimulai pada masa Fauzi Bowo. Jadi bagi kami sangat menyedihkan ketika mengetahui Pak Jokowi mengklaimnya. Apalagi terbukti Jokowi pernah menolak menandatangani hibah proyek MRT dari pemerintah pusat," ujar Suhud.

"Kami harap Pak Jokowi berhentilah mengklaim hasil pembangunan sebagai buah kerjanya. Padahal sesungguhnya merupakan andil dan peran banyak pihak, termasuk para pekerja," sambungnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan menulis 'surat cinta' untuk mengucapkan terima kasih kepada para pekerja pembangunan MRT Jakarta. Bagi Anies, peran para pekerja itu besar meski jarang tersorot.

Pesan itu diunggah Anies di akun media sosialnya pada Minggu (24/3), pada hari peresmian MRT Jakarta. Anies mengucapkan terima kasih kepada semua yang pernah bekerja membangun MRT. Dia pun secara khusus meminta nama para pekerja itu dicatat.

"Hari ini mungkin Anda di rumah, menonton di televisi atau membaca beritanya. Anda tidak berada di lokasi, tak menyaksikan langsung hasil kerja keras yang Anda lakukan. Tapi ketahuilah, tepuk tangan tadi membahana. Ribuan bertepuk tangan. Izinkan saya menegaskan bahwa tepuk tangan itu sesungguhnya untuk Anda, untuk tiap jiwa yang bekerja dalam senyap," tulis Anies.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 09:21

    Korban Tewas Gempa Kembar Dahsyat Venezuela Tembus 3.342 Orang

    Jakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela bertambah menjadi 3.342 orang. Sebanyak 16.700 orang lainnya terluka.Dilansir kantor berita AFP, Senin (6/7/2026), gempa bumi yan

  • Senin, 06 Jul 2026 09:19

    Isi Perpres Pertahanan Negara: LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter

    Pemerintah memasukkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual, transgender, and queer (LGBTQ) sebagai salah satu ancaman nonmiliter dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Keb

  • Senin, 06 Jul 2026 09:15

    1,02 Juta Masyarakat Riau Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Riau terus berupaya meningkatkan capaian Cek )esehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.Berdasarkan data yang dirangkum Diskes

  • Senin, 06 Jul 2026 09:07

    Ceruk Korupsi Seragam Sekolah Terbongkar Bersama Tangkapan Langka KPK

    JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik. Bupati Langkat, Syah Afandin (SAF) atau yang akrab disapa Ondim resmi ditetap

  • Senin, 06 Jul 2026 09:05

    Dosen USTI Kembangkan EduStoryGen, Teknologi AI untuk Otomatisasi Visual Storytelling Cerita Anak

    PADANG-Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI), Junadhi, M.Kom, berhasil mengembangkan EduStoryGen, sebuah inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificia

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor