Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Safari Politik Jokowi, Senior PDI-P Riau: Dia Bawa Partai Kecil, Kita tak Usah Terpancing

Politik

Safari Politik Jokowi, Senior PDI-P Riau: Dia Bawa Partai Kecil, Kita tak Usah Terpancing

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 06 Jul 2026 09:01
PEKANBARU â€" Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah mulai memantik respons dari elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Setelah memulai kunjungannya di Lampung, Jokowi dijadwalkan melanjutkan safari ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Barat. Rangkaian kunjungan itu dipandang sejumlah kalangan sebagai bagian dari upaya memperkuat basis politik menjelang Pemilu 2029.

Senior PDI Perjuangan Riau, Suryadi Khusaini, meminta kader partainya tidak terpancing oleh manuver politik tersebut. Menurut dia, setiap partai memiliki strategi masing-masing, namun PDI Perjuangan tidak perlu mengubah arah hanya karena gerakan politik pihak lain.


"Kalau ingin membesarkan partai yang masih kecil, tentu harus berhadapan langsung dengan partai-partai besar. Tapi PDI Perjuangan jangan terpancing," kata Suryadi kepada wartawan, Minggu (5/7/2026) setelah menghadiri penutupan Soekaeno Cup I Riau di Stadion Kaharuddin Nasution.

Pernyataan itu diduga merujuk pada kedekatan Jokowi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang kini dipimpin putranya, Kaesang Pangarep. Belakangan, sejumlah agenda Jokowi juga kerap dikaitkan dengan upaya memperluas konsolidasi politik PSI di berbagai daerah.


Suryadi menegaskan kader PDI Perjuangan sebaiknya tetap berkonsentrasi pada kerja-kerja politik di tengah masyarakat, bukan sibuk merespons manuver lawan.

"Kita tetap berjalan seperti saat ini. Peduli dengan olahraga, peduli dengan ekonomi masyarakat, peduli dengan lingkungan. Kita tetap konsentrasi dengan program partai saja. Tidak usah terpengaruh dengan gerakan-gerakan politik partai lain, termasuk partai yang disponsori oleh beliau," ujarnya.


Ia bahkan mengingatkan kader agar tidak membalas jika merasa mendapat serangan politik.

"Walaupun kita diserang, jangan menyerang. Itu kuncinya," kata Suryadi.

Politikus senior itu juga optimistis safari politik Jokowi tidak akan menggerus suara PDI Perjuangan di Riau. Menurut dia, partainya telah memiliki basis pemilih yang terbentuk selama puluhan tahun.

"Saya yakin tidak. PDI Perjuangan sudah panjang perjalanannya. Kita punya kader-kader yang militan dan tidak akan berubah karena kondisi situasional. Kita sudah punya basis yang permanen, tinggal menjaga dan merawatnya," ujarnya.

Pernyataan Suryadi tidak lepas dari sejarah panjang hubungan politik antara Jokowi dan PDI Perjuangan. Jokowi memulai karier politiknya sebagai kader PDI Perjuangan ketika terpilih menjadi Wali Kota Surakarta pada 2005. Partai berlambang banteng itu pula yang mengusungnya menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012, kemudian mencalonkannya sebagai presiden pada 2014 dan kembali mengusungnya pada Pilpres 2019.

Namun hubungan keduanya retak menjelang Pilpres 2024 ketika Jokowi dinilai tidak sejalan dengan keputusan partai yang mengusung Ganjar Pranowo. Dukungan politik Jokowi yang dianggap mengarah kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memicu konflik terbuka dengan PDI Perjuangan. Perselisihan itu berujung pada pemecatan Jokowi dari keanggotaan partai pada akhir 2024.

Karena latar belakang itulah, safari politik Jokowi saat ini dipandang tidak sekadar kunjungan biasa. Di mata sebagian elite PDI Perjuangan, langkah tersebut merupakan bagian dari dinamika politik pasca-pecahnya hubungan antara mantan presiden dua periode itu dengan partai yang telah mengantarkannya dari Balai Kota Surakarta hingga Istana Negara.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/safari-politik-jokowi-senior-pdip-riau-dia-bawa-partai-kecil-kita-tak-usah-terpancing.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor