Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ceruk Korupsi Seragam Sekolah Terbongkar Bersama Tangkapan Langka KPK

Nasional,

Ceruk Korupsi Seragam Sekolah Terbongkar Bersama Tangkapan Langka KPK

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 06 Jul 2026 09:07
JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik. Bupati Langkat, Syah Afandin (SAF) atau yang akrab disapa Ondim resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap fee proyek di lingkungan Pemkab Langkat.

Penangkapan ini mengungkap fakta mengejutkan dengan ditemukannya barang bukti berupa logam mulia yang tidak biasa. Syah Afandin terjaring OTT KPK Kamis (2/7/2026) bersama rekannya, Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB) yang merupakan tim sukses SAF saat Pilkada 2024.


Temuan Langka Logam Platinum
Berbeda dari kasus korupsi pada umumnya yang kerap melibatkan emas, penyidik kali ini mengamankan puluhan keping platinum. Keaslian barang bukti ini akan segera dicek oleh tenaga ahli.


Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein memberikan keterangan resmi di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/7) lalu mengenai rincian temuan tersebut.

"(Sebanyak) 55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55 kg di mobil SAF," ujar Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein.


Selain platinum murni, lembaga antirasuah ini juga menyita berbagai aset finansial bernilai fantastis. Tim penyidik mengamankan 2 rekening bank atas nama Syah Afandin dengan total senilai Rp2,27 miliar, barang bukti elektronik, serta sejumlah dokumen penting.

"Uang tunai sebesar Rp100 juta yang diamankan dari Syah Afandin. Uang tunai dalam valuta asing total senilai Rp 1,22 miliar, dengan rincian SGD 66.950, RM 11.518, dan Rp 244,7 juta," tambahnya.

Skema Fee Proyek Pengadaan Langsung
Penetapan kedua tersangka bermula dari praktik lancung di dua instansi daerah. Aliran dana suap ini berasal dari paket pekerjaan melalui metode pengadaan langsung (PL).

* Dinas Pendidikan (Disdik) Langkat: Terdapat 80 paket pekerjaan dengan total nilai Rp 9,5 miliar. Disepakati besaran fee proyek mencapai Rp 990 juta.
* Dinas Permukiman (Disperkim) Langkat: Terdapat 5 paket pekerjaan senilai total Rp 748 juta. Fee yang disepakati untuk proyek ini sebesar Rp 126,8 juta.
Atas permintaan fee tersebut, Yaqub diduga telah menyetorkan uang secara bertahap. Terhitung hingga 5 April 2026, Yaqub telah memberikan uang kepada Syah sejumlah total Rp 800 juta.

Jual Beli Jabatan dan Seragam Sekolah
Pengembangan penyidikan menunjukkan bahwa Ondim tidak hanya menikmati aliran uang proyek. Ia diduga kuat meraup keuntungan haram dari praktik gratifikasi besar-besaran.

"KPK juga menemukan adanya dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi oleh SAF dengan total sekurang-kurangnya Rp 3,5 miliar, di antaranya diduga terkait mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan serta camat di Kabupaten Langkat," papar Taufik.


Lebih mirisnya, dugaan gratifikasi ini menyentuh ranah pendidikan dasar. Syah disinyalir memperdagangkan jabatan kepala sekolah SD maupun SMP, serta bermain dalam pengadaan seragam sekolah SD.

"Dimana ketika jabatan kepala sekolah diperdagangkan, yang dipertaruhkan bukan hanya tata kelola pemerintahan, tetapi juga masa depan pendidikan anak-anak," tegasnya.

"Dimana ketika banyak anak didik membutuhkan seragam sekolah, namun justru pengadaannya tidak luput menjadi ceruk korupsi," urai Taufik menutup keterangannya.

Jerat Hukum Tersangka
Atas perbuatannya, KPK menjerat Syah Afandin dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b dan/atau Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sementara itu, Yaqub disangkakan melanggar Pasal 605 atau Pasal 606 ayat (1) UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/ceruk-korupsi-seragam-sekolah-terbongkar-bersama-tangkapan-langka-kpk.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor