Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN Prabowo-Sandi: Tak Benar SBY Propaganda Lawan Politik Islam

Politik

BPN Prabowo-Sandi: Tak Benar SBY Propaganda Lawan Politik Islam

Kamis, 04 Apr 2019 16:41
Detik.com
Ketum Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jaksel, Jumat (21/12/2018)
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan tak ada intervensi dari Habib Rizieq Syihab terkait pilihan cawapres untuk Prabowo. BPN menganggap isu percakapan Yusril Ihza Mahendra dengan Habib Rizieq Syihab telah menjadi isu liar.

"Bahwa isu ini juga sudah liar ke mana-mana. Bahwa kemudian dibilang Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dalam propaganda melawan politik Islam, ya itu juga kalau menurut saya tidak tepat ya. Karena saya selalu mengikuti proses, saya ikut ke rumah Pak SBY waktu proses-proses cawapres," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Menurut Dasco, SBY tak pernah merekomendasikan atau memaksakan nama cawapres harus dari ulama. SBY, disebut Dasco, juga tidak merekomendasikan nama anak sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Bahwa kemudian juga tidak memaksakan namanya anaknya AHY sebagai cawapres. Malah beliau pesan, cari cawapres yang terbaik dari yang ada. Nah jadi apa itu artinya? Jadi Pak SBY juga tidak ada propaganda melawan politik Islam," tutur Dasco.

"Dan tidak ada tuh pesen dari Pak SBY 'bahwa kami, Demokrat, mendukung asal AHY, atau asal jangan cawapresnya dari kalangan ulama'. Itu juga nggak ada. Itu yang bener-bener saya alami," imbuhnya.

Sebelumnya, chat Habib Rizieq dengan Yusril tengah ramai dibicarakan setelah Yusril membongkarnya ke publik. Dalam percakapan lewat aplikasi WhatsApp itu, Rizieq meragukan keislaman Prabowo sehingga memerlukan cawapres yang berlatar belakang ulama.

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga menyebut lingkaran Prabowo banyak yang 'Islamphobia'. Prabowo disebut Rizieq terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan politik Islam yang disebutnya sebagai 'politik integritas' beraroma SARA. Itu yang kemudian dianggap sebagai salah satu sebab kandasnya cawapres ulama.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • Senin, 06 Jul 2026 15:17

    Polsek Bukit Kapur Edukasi Bahaya Narkoba kepada Ratusan Pelajar SMAN 8 Dumai

    DUMAI-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, personel Polsek Bukit Kapur Polres Dumai melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 8 D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor