Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Bara Hasibuan: PAN Tulus Ingin Bantu Jokowi

Politik

Bara Hasibuan: PAN Tulus Ingin Bantu Jokowi

Selasa, 23 Jul 2019 11:34
Detik.com
Bara Hasibuan
JAKARTA - Waketum PAN Bara Hasibuan menegaskan pernyataan sang ketua umum, Zulkifli Hasan, yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) tanpa syarat. Ia mengatakan PAN tulus ingin kembali membantu Jokowi di periode kedua.

"Kami betul-betul ingin bergabung untuk membantu pemerintahan Jokowi, kami tulus membantu menjawab berbagai tantangan yang Indonesia hadapi sekarang serta melaksanakan janji kampanye (Jokowi)," kata Bara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Bara menyebut saat ini arah politik PAN memang cenderung ingin bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Menurut dia, pernyataan Zulkifli cukup jelas menggambarkan niat PAN, meskipun saat ini belum diputuskan secara resmi.

"Memang arahnya ke sana dan saya rasa statement Pak Zul sudah clear. Pemerintahan ini bagus dan akan kita dukung tanpa syarat apa-apa, saya kira ini ada intensi PAN ke Jokowi," ujar dia.

Kendati demikian, Bara menegaskan PAN tidak memaksakan diri. PAN, kata dia, memahami kewenangan Jokowi sebagai presiden dalam menentukan komposisi pemerintahannya.

"Itu hak presiden jika misal pemerintahan lebih kuat jika partai-partai lain bergabung. Tapi kalau dianggap tidak butuh, itu juga haknya. Jadi kami sadar dengan kenyataan tersebut. Jadi kami tidak mengajukan conditions apa-apa," ucap Bara.

Ia pun sempat menyinggung soal porsi rekonsiliasi '55-45' yang dikemukakan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Menurut Bara, syarat rekonsiliasi ala Amien itu salah kaprah.

"Kami tidak mengajukan conditions apa-apa. Ide power sharing 55-45 itu bertentangan dengan sistem presidensial," tegasnya.

Sebelumnya, Ketum PAN Zulkifli Hasan memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memimpin tanpa syarat. Pernyataan Zul ini menanggapi pertanyaan soal porsi rekonsiliasi '55-45' ala Amien Rais.

"Haknya apa? Haknya itu punya hak prerogatif menentukan. Oleh karena itu, kabinet atau apa pun namanya pembantu, jadi yang berdaulat tetap Pak Jokowi. Oleh karena itu, kita nggak pakai syarat-syarat. Kita mendukung agar Pak Jokowi sukses memimpin Indonesia," ujar Zul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 11:39

    Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait

    ANAMBAS â€" Di balik tenangnya pesisir Desa Mengkait, tersimpan kisah sederhana tentang semangat bertahan hidup. Desa yang hanya bisa dijangkau menggunakan speed boat atau pompong dari pusat Kabupaten

  • Rabu, 08 Jul 2026 11:15

    Komisi II DPR RI Desak BPN Benahi Sistem Layanan Pertanahan

    JAKARTA â€" Komisi II DPR RI mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera membenahi tata kelola pelayanan pertanahan di Indonesia. Langkah ini diambil menyusu

  • Rabu, 08 Jul 2026 11:13

    Prabowo Cerita Jejak Sejarah Indonesia-India di Depan PM Modi

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bercerita hubungan antara Indonesia dan India telah terjalin selama ratusan tahun melalui sejarah, peradaban, dan budaya.Hal tersebut disampaikan Prabowo saat mengh

  • Rabu, 08 Jul 2026 11:11

    Wali Kota Bima NTB Bantah Lantik Istri dan Ipar Jadi Pejabat

    Mataram - Usai ramai jadi pembicaraan, Wali Kota Bima A Rahman H Abidin akhirnya buka suara. Dirinya membantah telah melantik istri dan iparnya menjadi pejabat. Rahman mengklaim pelantikan istrinya te

  • Rabu, 08 Jul 2026 10:45

    Ketua DPW PSI Kalsel Minta Kaesang Lantik Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah serta pelantikan ketua DPW PSI dan DPD PSI se-kalimantan Selatan Selasa 7 Juli 2026. Acara ini turut dihadiri Ketua Umum DPP PSI K

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor