Kamis, 09 Jul 2026
Bupati Lumajang Vs Bupati Boltim, Kepala Daerah Harusnya Jangan Adu Mulut Soal Bansos
admin
Kamis, 07 Mei 2020 13:12
Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar saling bertukar komentar gara-gara bantuan sosial (bansos). Thoriq mengomentari video Sehan yang beberapa waktu lalu viral video mengkritik menteri. Thoriq mengingatkan, Bupati Boltim sepatutnya tidak menyalahkan menteri atau sampai mengeluarkan kata kasar.
Peristiwa tersebut patut disayangkan dipertontonkan ke publik. Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi mengatakan, tidak tepat ribut-ribut tersebut terjadi di saat pandemi virus corona.
"Kejadian adu mulut soal bantuan untuk masyarakat di tengah wabah Corona sangat tidak tepat dan tidak bagus dilihat publik," ujar Baidowi dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5).
Wasekjen PPP ini mengatakan, setiap daerah memiliki persoalan berbeda dan tak sama cara penanganannya. Termasuk besaran bantuan di setiap wilayah.
"Setiap daerah tentu memiliki persoalan berbeda dan tidak sama dalam cara penanganannya. Termasuk besaran bantuan di setiap wilayah pasti tidak sama, karena jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, kesiapan infrastruktur penunjang hingga kondisi geografis," tuturnya.
Baidowi menuturkan, sebagai sesama anggota APKASI, dua Bupati tersebut sebaiknya komunikasi untuk berbagai pengalaman menghadapi corona di daerah masing-masing.
"Sebagai sesama anggota APKASI seharusnya dua kepala daerah tersebut terjalin komunikasi yang baik dan sharing pengalaman dalam penanganan dampak covid-19," kata dia.
Menteri Dalam Negeri juga diminta melakukan pembinaan kepada dua Bupati tersebut supaya masalah tidak makin panjang. Juga masalah bantuan telah ditekankan pemerintah pusat sudah tidak ada masalah.
"Mendagri harus melakukan pembinaan khususnya kepada kedua kepala daerah melalui gubernur masing-masing agar tidak membuat persoalan semakin meruncing. Apalagi Menteri Desa sudah menganggap persoalan regulasi BLT Dana Desa sudah sesuai dan tidak ada masalah," kata Baidowi.
"Dalam situasi seperti sekarang ini, segenap elemen bangsa harus bersatu, bersama-sama menangani covid-19 agar segera tuntas," pungkasnya.
Sumber: merdeka.com
komentar Pembaca