Politik
Bupati dan DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Jalan Lingkar Selat Panjang
Laporan:Roy Rudi
Rabu, 17 Agu 2016 13:58
SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi didampingi Wabup Meranti H Said Hasyim, Anggota DPRD Kabupaten Meranti Fauzi, Pejabat PU Kabupaten Meranti dan Staf Pemda lainnya, Selasa (16/8) sore langsung meninjau pembangunan jalan lingkar kota Selatpanjang.
Bupati H Irwan mengatakan di Tahun 2016 ini Pemkab Kepulauan Meranti mendapat bantuan dari Bankeu Provinsi Riau sekitar 8 km jalan dalam kategori peningkatan jalan dalam kota Selatpanjang yang sudah masuk dalam daftar buku lintang.
" Oleh sebab itu, saya meminta agar kualitas dan pembangunan jalan tersebut nantinya dapat dilakukan dengan baik dan sesuai dengan perencanaannya yang matang," ungkap Irwan.
Kita ingin jalan yang agak berlubang ini nantinya menjadi jalan yang berkualitas dan sebagai pemicu untuk membuka wilayah perluasan kota di Selatpanjang. Sehingga dapat memicu pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya dan insyaallah masyarakat akan senang dengan dibangunnya jalan tersebut.
" Saya mengajak kepada masyarakat nantinya ketika jalan tersebut di bangun tolong dilihat dan diawasi agar pembangunan jalan tersebut bagus dan berkulitas," katanya dengan singkat.
Kendati demikian, Iapun mengharapkan kedepannya bagi jalan yang belum tersentuh pembangunan kita akan usahakan dan kita masukan dalam usulan tahun 2017, melalui bantuan keuangan (Bankeu Provinsi Riau) maupun dana Pusat nantinya, harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, usai peninjauan Wakil Bupati H Said Hasyim juga mengatakan kita tahun 2016 ini dapat bantuan peningkatan jalan dalam kota Selatpanjang sebanyak 8 Km yang sudah ditentukan jalannya dan masuk daftar buku lintang.
" Oleh sebab itu, marilah kita awasi dan kontrol pembangunannya sekaligus dengan melalui peninjauan ini kita tahu lokasinya dan kami minta kepada rekanan bangunlah jalan kota Sagu ini dengan baik dan berkualitas. Sehingga jalan tersebut tahan lama dan mantap pembangunannya," ungkap Said.
Dan iapun mengharapkan kedepannya kita masukan jalan yang betul- betul rusak dan berlubang sehingga usulan tersebut bisa terpenuhi dan semoga terdaftar tahun depan nantinya, sekaligus dibukalah jalan baru yang sesuai tempat yang strategis, tentu saja akan membuat kota Selatpanjang ini menjadi lebih baik dan lebih maju lagi,'' harapnya dengan optimis.
Sekedar informasi, pembangunan peningkatan jalan dalam kota Selatpanjang dari bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun 2016 ini diantara lain Jalan Karya Utama, Jalan Sumbersari, Jalan Teladan, Jalan Budaya, Jalan Pelajar, Jalan Revolusi, Jalan Banglas, Jalan Ibrahim, Jalan Nusa Indah, Jalan Ismail, Jalan Alah Cikpuan dan Jalan Nuri dengan panjang jalan yang sudah ditentukan dengan keseluruhannya berjumlah sekitar 8 Km. (roy)
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon