Cak Imin Usul Pemilu 2024 Ditunda, NasDem: Pemikiran yang Mencederai Demokrasi
Admin
Kamis, 24 Feb 2022 16:44
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengusulkan jadwal Pemilu 2024 ditunda demi momentum perbaikan ekonomi. Anggota DPR Fraksi NasDem Irma Suryani berpendapat, usulan tersebut mencederai demokrasi.
"Urgensinya apa? kan pemerintah dan DPR sudah menyepakati pemilu dilakukan serentak di 2024 usulan dan pemikiran yang mencederai demokrasi," ujarnya lewat pesan tertulis, Kamis (24/2).
Politisi NasDem ini berujar, tak ada urgensinya menunda pemilu untuk kepentingan ekonomi. Di sisi lain pemerintah juga sudah mengklaim ekonomi kedepan semakin baik.
"Maka enggak ada alasan untuk relaksasi, jangan malah bikin image kerja pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi seolah tidak berhasil, malah jadi kontraproduktif nanti dengan klaim pemerintah yang yakin pemulihan ekonomi sedang menuju target," tuturnya.
Menurutnya, bila masih ingin jadi pimpinan DPR atau supaya kader partainya terpilih jadi menteri, maka Cak Imin tinggal bertarung di pemilu selanjutnya.
"Siapa tahu menang dan nanti dipilih lagi jadi menteri, jangan garuk garuk yang enggak gatel dengan usulan yang enggak masuk akal lah," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mengusulkan penundaan jadwal Pemilu 2024 selama 1 tahun hingga 2 tahun agar momentum perbaikan ekonomi tidak hilang dan tidak terjadi pembekuan ekonomi.
Ia menilai pandemi COVID-19 yang terjadi selama 2 tahun mengakibatkan stagnasi, bahkan penurunan perekonomian nasional. Namun, dalam beberapa waktu ini mulai tampak ada tren perbaikan ekonomi yang cukup positif.
Menurut dia, prospek pertumbuhan ekonomi yang sangat positif ke depan tidak boleh diabaikan sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 yang rencananya pada tanggal 14 Februari 2022 jangan sampai mengganggu prospek ekonomi yang sudah berlangsung cukup baik saat ini.