Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Calegnya Ditangkap karena Hina Jokowi, Gerindra: Kayak Kurang Kerjaan

Politik

Calegnya Ditangkap karena Hina Jokowi, Gerindra: Kayak Kurang Kerjaan

Rabu, 29 Mei 2019 16:32
Detik.com
Foto: Ahmad Riza Patria
JAKARTA - DPP Partai Gerindra prihatin dengan penangkapan caleg mereka, Maryanto, terkait ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media sosial. Gerindra menilai pemerintah seperti kurang kerjaan.

"Kita prihatin kok politik hari ini kok pemerintah seneng bener nangkep-nangkepin orang kayak kurang kerjaan aja gitu lho. Banyak kerjaan lain, kok seneng banget nangkep-nangkepin orang," ujar Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Rabu (29/5/2019).

Riza menyamakan era pemerintahan Jokowi dengan Orde Lama. Pada masa pemerintahan Soekarno, kata dia, banyak juga dilakukan penangkapan-penangkapan.

"Udah kayak Orde Lama aja bentar-bentar nangkepin orang. Jadi dulu zaman Orde Lama kan ditangkep-tangkepin dipenjara, Buya Hamka dipenjara. Ini cuma urusan ngomong begini begitu aja dipenjara, ditangkepin," katanya.

Riza pun meminta pemerintah dan aparat kepolisian untuk bersikap adil. Sebab, menurut dia, selama ini banyak pihak yang menghina Prabowo namun terbebas dari jeratan hukum.

"Nangkep orang itu kan dipelajari apa latar belakang, apa karakternya. Kan begitu. Jangan sembarangan, apalagi oposisi main tangkep-tangkepin aja. Itu yang menghina Prabowo segitu banyak nggak ada yang ditangkep tuh, malah dibebasin. Berapa banyak yang hina Pak Prabowo nggak ditangkep tuh, tapi yang hina Pak Jokowi ditangkep-tangkepin. Di mana keadilan," tutur Riza.

"Kita cuma meminta pemerintah bersikap adil, netral. Jangan oposisi ditangkepin, kalau temen koalisinya dibelain. Jangan semua ditangkepin, nggak ada habisnya. Udah penjara aja over capacity 300 persen lebih. Pemerintah nggak punya dana bangun penjara. Itu diurusin, jangan urusan politik aja diurusin. Politik itu urusan demokrasi," sambung dia.

Selain itu, Riza juga berharap di sisa waktu periode 2014-2019 ini, Jokowi lebih bijaksana.

"Pak Jokowi di sisa waktu yang ada mending kerja yang bener, kasih tahu aparatnya jangan nangkep-nangkepin orang, apalagi oposisi," kata Riza.

Sebelumnya, Maryanto yang merupakan caleg Gerindra dibekuk aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Tengah. Penangkapan terkait ujaran kebencian, penghinaan terhadap presiden.

Maryanto, caleg dari Partai Gerindra itu mengunggah kalimat penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo di facebook pada 25 November 2018 lalu. Dia mengutip unggahan di facebook salah satunya menuduh keluarga Jokowi dari organisasi terlarang.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor