Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Disebut Jadi Alat Politik 02, PA 212: Kami Taat dan Patuh Ulama

Politik

Disebut Jadi Alat Politik 02, PA 212: Kami Taat dan Patuh Ulama

Sabtu, 06 Apr 2019 09:11
Antara
Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyebut alumni 212 sebagai bagian dari gerakan politik pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyatakan mereka akan berjuang untuk Prabowo-Sandi karena patuh pada ulama.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan keputusan ini diambil terkait ijtimak ulama yang sudah digelar.

"Alumni 212 taat dan patuh pada ulama sehingga akan berjuang untuk memenangkan capres dan cawapres hasil ijtimak ulama, yaitu Prabowo-Sandi, untuk perubahan yang lebih baik bagi Indonesia menuju Indonesia adil dan makmur," kata Slamet lewat pesan singkat, Jumat (5/4/2019).

Sebelumnya, Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin menyebut TKN panik karena gerakannya mampu mengumpulkan jutaan orang. Novel menyebut Alumni 212 memiliki semangat melawan penista agama.

"Saya rasa apa yang dikatakan takut hanya bentuk kepanikan saja karena hanya para Alumni 212 dan simpatisannya yang bisa mengumpulkan orang sampai jutaan," kata Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin kepada wartawan, Jumat (5/4).

"Di tahun politik ini, para Alumni 212 dan simpatisannnya tentu akan memberikan aspirasi politiknya atau memberikan suara. Tentu yang sejalan dengan roh Aksi 212, yaitu melawan penista agama dan pendukungnya. Perjuangan kami jelas berada di kubu yang akan melawan kubu kelompok pendukung penista agama," imbuhnya.

Novel menanggapi ucapan juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, soal diundangnya alumni 212 ke kampanye akbar Prabowo-Sandi pada Minggu (7/4) nanti. Ace menyebut kini makin jelas Alumni 212 merupakan gerakan politik untuk Prabowo-Sandi.

"Memang dari sejak awal sudah makin jelas bahwa Alumni 212 itu bagian dari gerakan politik untuk 02. Mereka mempolitisasi berbagai gerakan, seperti alumni 212 ini, untuk kepentingan politik," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (5/4).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor