Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Elite PD: Dukung Prabowo Buat Suara Partai Turun karena Politik Identitas

Politik

Elite PD: Dukung Prabowo Buat Suara Partai Turun karena Politik Identitas

Sabtu, 11 Mei 2019 16:40
Detik.com
JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon mengungkap dukungan ke Prabowo Subianto membuat suara untuk PD turun. Namun menurutnya itu risiko dari memilih capres yang diusung.

"Kami 7 bulan ini sudah membuktikan serius kok memenangkan Prabowo. Bahkan karena dukung Prabowo ini suara partai kami turun, caleg seperti saya ini tidak dipilih karena politik identitas," ujar Jansen kepada wartawan, Sabtu (11/5/2019).

Hal tersebut disampaikan Jansen saat menanggapi pernyataan Waketum Gerindra Arief Poyuono yang meminta Demokrat keluar dari koalisi Prabowo-Sandiaga. Jansen berang lantaran Demokrat disebut tak berkontribusi menaikkan suara pasangan nomor urut 02 itu.

"Jadi jangan amnesia Poyuono itu. Ketimbang nggedabrus banyak bicara ngurus-ngurusi Demokrat, lebih baik dia ngurus-ngurusi setan gundul yang ngasih data 62% ke Prabowo itu. Itu angka halu itu, halu, halu. Jadi Poyuono ngurusin angka 62% yang halu itu," sebut Jansen.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai turunnya suara Demokrat karena mendukung Prabowo, Jansen hanya menjawab tipis. Ia menyebut itu risiko dari sebuah keputusan Demokrat dalam pilpres.

"Itu risiko pilihan. Kemarin dikatakan kita tidak serius memenangkan Prabowo. Apaan nggak serius?" tukas Jansen.

Dalam beberapa kali kesempatan, Demokrat kerap melontarkan kritik kepada Prabowo. Demokrat mempersoalkan klaim kemenangan 62% Prabowo.

Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menilai pihak yang memberikan data tersebut kepada Prabowo adalah setan gundul yang menyesatkan. Namun Demokrat menegaskan masih tetap berada di koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Sejak awal kami bersama dengan Koalisi Adil Makmur sampai berakhirnya proses pemilu kami tetap bersama dengan koalisi ini. Tapi kalau terkait persoalan angka 62% yang halu itu ya bukan karena kami bersama koalisi ini, kemudian kami membenarkan itu. Ini kan persoalan akal sehat, persoalan kebenaran ini," papar Jansen.

"Sandiaga Uno aja dia ngomong nggak tahu dari mana sumbernya. Itu kan kemenangan Prabowo-Sandi, bukan hanya Prabowo," sambungnya.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 10:43

    Prabowo Bakal Terima Kunjungan PM Narendra Modi di Istana Negara Hari Ini

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bakal menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Negara pada Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara dijadwalkan menand

  • Selasa, 07 Jul 2026 10:39

    Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai

    CARACAS â€" Korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Senin 6 Juli 2026 waktu setempat, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 3.535 orang, sementara

  • Selasa, 07 Jul 2026 10:36

    Bareskrim Dukung Penuh Kortas Tipikor Usut Korupsi Pasokan Batu Bara Rp5 Triliun

    JAKARTA â€" Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono menyatakan siap mendukung penuh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam mengusut dugaan korupsi pengadaan dan pemenu

  • Selasa, 07 Jul 2026 10:33

    Geram! Hotman Minta Kapolri Pajang Muka Polisi yang Siksa Wanita

    JAKARTA - Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka identitas oknum anggota Polres Tegal Kota yang menjadi tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan

  • Selasa, 07 Jul 2026 10:28

    Temuan Kompolnas di Lokasi Bentrok Polisi vs Bandar Narkoba

    Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menemukan ceceran darah di lokasi penemuan tiga anggota Polri yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di wilayah Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Temuan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor